close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.3 C
Jakarta
Kamis, April 2, 2026

‎Soroti Dugaan Pemerasan Wisatawan, LIRA Batam Desak Pencopotan Kepala Imigrasi

Batam, JDNews.co.id – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Batam mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mencopot Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Batam, Hajar Aswad, sebagai bentuk tanggung jawab atas dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oknum petugas Imigrasi terhadap wisatawan mancanegara. Kamis (2/4/2026)

‎Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota LIRA Batam, Herry Sembiring. Ia menilai kasus dugaan pemerasan terhadap wisatawan asal Singapura di pintu masuk pelabuhan internasional Batam telah mencoreng citra pariwisata Kepulauan Riau, bahkan Indonesia di mata dunia.

‎“Terlepas dari investigasi internal yang sedang dilakukan, pimpinan tetap harus bertanggung jawab. Kami mendesak Menteri untuk mencopot Kepala Kantor Imigrasi Batam,” tegas Herry.

‎Menurutnya, Kepala Imigrasi memiliki tanggung jawab penuh dalam melakukan pengawasan terhadap seluruh jajaran, khususnya petugas yang bertugas di pintu masuk internasional yang menjadi garda terdepan pelayanan negara.

‎Ia menilai lemahnya sistem pengawasan membuka celah terjadinya dugaan penyimpangan, termasuk praktik pemerasan terhadap wisatawan.

‎“Petugas di pintu masuk sangat rentan karena berinteraksi langsung dengan wisatawan. Seharusnya ada sistem pengawasan yang ketat dan efektif untuk mencegah hal seperti ini terjadi,” ujarnya.

‎Herry juga menyoroti bahwa dugaan kasus tersebut menjadi indikator kegagalan manajemen pengawasan di internal Kantor Imigrasi Batam.

‎Meski demikian, pihaknya tetap mendorong agar investigasi internal yang sedang berjalan dilakukan secara serius, menyeluruh, dan tidak berhenti pada level pelaksana di lapangan saja.

‎“Kami minta investigasi dilakukan secara komprehensif hingga ke akar persoalan. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai aturan,” tegasnya lagi.

‎Selain itu, LIRA Batam juga menuntut agar hasil investigasi diumumkan secara terbuka kepada publik guna menjaga transparansi dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.

‎“Publik berhak tahu. Hasilnya harus disampaikan secara terang benderang agar tidak menimbulkan spekulasi dan menunjukkan keseriusan penanganan kasus ini,” kata Herry.

‎Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses penanganan kasus tersebut hingga tuntas.

‎“Jangan sampai muncul kesan bahwa persoalan ini tidak ditangani serius. Kami akan kawal sampai selesai,” ujarnya.

‎Herry berharap investigasi dapat segera dirampungkan agar tidak berdampak luas terhadap sektor pariwisata, khususnya di Batam yang selama ini menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan asing ke Indonesia.

‎Ia mengingatkan bahwa Singapura merupakan salah satu penyumbang wisatawan terbesar ke Batam, sehingga kepercayaan wisatawan harus segera dipulihkan.

‎“Kami berharap kasus ini cepat diselesaikan agar kepercayaan wisatawan kembali pulih. Jangan sampai berdampak luas terhadap pariwisata Batam maupun Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait