close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.2 C
Jakarta
Kamis, Januari 15, 2026

‎Di Balik Tren Kuliner, Ancaman Diabetes dan Jantung Kian Nyata ‎

‎Batam, JDNews.co.id – Ledakan bisnis kuliner yang menjual makanan dan minuman tinggi gula, lemak, serta bahan tambahan kini dinilai semakin tidak terkendali. Di balik kemasan menarik dan harga terjangkau, ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat perlahan mengintai, tercermin dari meningkatnya kasus diabetes melitus dan penyakit jantung. Rabu (14/01/2026)

‎Minuman berpemanis berlebihan, makanan cepat saji, hingga camilan instan seolah menjadi konsumsi harian tanpa kontrol. Ironisnya, produk-produk tersebut dipromosikan secara agresif, sementara risiko kesehatan jarang disampaikan secara terbuka.

‎Masyarakat pun tanpa sadar “membayar mahal” dengan kesehatan jangka panjang.
‎Pemerhati kesehatan menilai, kondisi ini tidak lepas dari pembiaran pola konsumsi tidak sehat yang terus berlangsung.

‎Banyak pelaku usaha kuliner lebih mengutamakan rasa dan keuntungan, dibandingkan dampak kesehatan konsumen. Kandungan gula dan lemak kerap melampaui batas aman, namun tetap dipasarkan tanpa edukasi yang memadai.

‎Fakta di lapangan menunjukkan, diabetes dan penyakit jantung kini tidak lagi identik dengan usia lanjut. Anak muda dan usia produktif mulai terpapar penyakit kronis akibat pola makan yang buruk dan gaya hidup minim aktivitas fisik. Situasi ini menjadi alarm keras bagi semua pihak.

‎Masyarakat dihimbau untuk tidak lagi bersikap permisif terhadap tren kuliner yang merusak kesehatan. Kesadaran memilih makanan sehat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

‎Jika pola konsumsi saat ini terus dibiarkan, maka lonjakan penyakit tidak menular hanya tinggal menunggu waktu.
‎Pemerintah dan instansi terkait juga didorong untuk berhenti bersikap lunak.

‎Pengawasan terhadap produk makanan dan minuman, edukasi publik, serta regulasi kandungan gizi perlu diperketat. Tanpa tindakan tegas, meja makan masyarakat berpotensi menjadi sumber penyakit, bukan lagi penopang kesehatan.

Berita Terpopuler

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

Ketua HMI MPO Cabang Batam Soroti Pembiaran Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Dinilai Gagal

JDNews.co.id, Batam – Ketua Umum HMI MPO Cabang Batam Madani, Bachtiar Hadi, dengan tegas menyoroti semakin masifnya peredaran rokok ilegal di Kota Batam. Rokok...

Demo Siswa di Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji: ‘Kembalikan Guru Kami’, Guru Mogok Akibat Kesejahteraan yang Terabaikan

JDNews.com, Batam – Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji menjadi saksi demo dari ratusan siswa Muhammadiyah yang menuntut kehadiran kembali guru-guru mereka yang mogok mengajar....

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait