close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.8 C
Jakarta
Minggu, Mei 17, 2026

Kapal Tanker Anak Usaha Pertamina Terbakar di Galangan PT ASL Shipyard, Sistem Keselamatan Kembali Dipertanyakan ‎

‎Batam, JDNews.co.id – Kebakaran kembali terjadi di kawasan industri strategis Kota Batam. Kali ini, kapal tanker Elsa Regent, milik PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) anak usaha PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Grup Pertamina dilaporkan terbakar saat bersandar di galangan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

‎Insiden tersebut sontak mengundang perhatian publik setelah kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari berbagai penjuru kawasan Batu Aji.

‎Suasana panik tak terelakkan, baik di lingkungan galangan maupun kawasan industri sekitar, mengingat objek yang terbakar merupakan kapal tanker pengangkut minyak mentah yang berhubungan langsung dengan sektor energi nasional.

‎Meski dipastikan kapal tengah menjalani proses docking dan dalam kondisi kosong tanpa muatan serta tanpa awak kapal, peristiwa ini tetap memunculkan pertanyaan serius terkait standar keselamatan dan pengawasan aktivitas galangan.

‎Api dilaporkan muncul dari bagian badan kapal dan sempat menjalar, memaksa para pekerja berhamburan keluar area demi menghindari risiko yang lebih besar.

‎Rekaman video dan foto yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kapal berwarna putih tersebut dilalap api, diselimuti asap hitam tebal yang menciptakan suasana mencekam.

‎Fakta visual ini menegaskan bahwa kebakaran bukanlah insiden kecil yang bisa dianggap sepele.

‎“Terjadi kebakaran di galangan ASL. Asapnya tebal sekali, tapi penyebabnya belum jelas,” ujar seorang saksi mata di lokasi.

‎Meski api akhirnya berhasil dikendalikan berkat upaya pemadam kebakaran dan pihak terkait, publik menilai beruntungnya situasi ini lebih karena faktor kebetulan, bukan jaminan sistem keselamatan yang kuat. Jika kebakaran terjadi saat kapal bermuatan atau melibatkan awak kapal, potensi dampaknya bisa jauh lebih fatal.

‎Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak PT ASL Shipyard maupun instansi terkait mengenai penyebab kebakaran, mekanisme pengamanan, serta estimasi kerugian.

‎Sikap minim transparansi ini kembali memicu kritik, terlebih mengingat bukan kali pertama insiden kebakaran terjadi di lingkungan galangan kapal Batam.

‎Sebagai galangan besar yang menangani kapal-kapal strategis nasional, PT ASL Shipyard dinilai tidak cukup hanya mengandalkan klaim prosedur K3 di atas kertas.

‎Insiden ini menjadi peringatan keras bahwa pengawasan lapangan, audit keselamatan, dan pengendalian risiko harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan.

‎Masyarakat dan pelaku industri mendesak pemerintah, aparat penegak hukum, serta instansi pengawas ketenagakerjaan dan keselamatan pelayaran untuk melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan independen.

‎Bukan sekadar mencari penyebab api, tetapi juga menilai apakah terdapat unsur kelalaian yang selama ini dibiarkan berulang.

‎Area galangan sempat diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Publik kini menunggu, apakah insiden ini akan kembali berakhir tanpa kejelasan dan sanksi, atau justru menjadi titik balik penegakan keselamatan industri maritim di Batam.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait