close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.6 C
Jakarta
Minggu, Maret 15, 2026

Dari Limbah Jadi Berkah, Abu Batu Bara PLN Nusantara Diolah untuk Perumahan Murah

JDNews.co.id – PLN Nusantara menghadirkan inovasi dalam pemanfaatan limbah pembangkit listrik berbasis batu bara dengan mengolah abu batu bara atau fly ash dan bottom ash (FABA) menjadi bahan bangunan yang berkualitas. Terobosan ini tidak hanya membantu mengurangi dampak lingkungan dari limbah industri, tetapi juga menjadi solusi dalam menyediakan perumahan murah bagi masyarakat. Dengan teknologi yang tepat, abu batu bara kini bisa digunakan untuk membuat batako, paving block, hingga campuran beton yang kuat dan tahan lama.

1. Limbah yang Bernilai Ekonomi

Selama ini, abu batu bara sering dianggap sebagai limbah yang tidak memiliki nilai guna. Namun, dengan riset dan pengembangan yang dilakukan PLN Nusantara, limbah ini kini bisa diolah menjadi material konstruksi yang ekonomis dan ramah lingkungan. Pemanfaatan FABA sebagai bahan bangunan juga dapat mengurangi ketergantungan pada pasir dan semen yang harganya terus meningkat, sehingga menekan biaya produksi perumahan.

2. Rumah Murah dengan Kualitas Terjamin

Dengan pemanfaatan abu batu bara, pembangunan rumah murah menjadi lebih memungkinkan. Material berbasis FABA telah terbukti memiliki daya tahan yang baik, bahkan lebih kuat dibandingkan bahan bangunan konvensional. Selain itu, proses produksinya lebih efisien dan tidak membutuhkan energi tinggi seperti produksi semen pada umumnya, sehingga membantu menekan emisi karbon sekaligus menjaga lingkungan.

3. Dukungan Regulasi dan Pengembangan Berkelanjutan

Pemerintah telah mendukung pemanfaatan FABA sebagai bahan konstruksi dengan regulasi yang jelas. PLN Nusantara pun bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembang perumahan dan industri konstruksi, untuk memastikan material ini dapat diterapkan dalam skala besar. Beberapa proyek percontohan pembangunan rumah murah dengan bahan FABA telah menunjukkan hasil yang positif dan siap dikembangkan lebih luas.

Dengan inovasi ini, PLN Nusantara tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan limbah industri, tetapi juga membuka peluang besar dalam pembangunan perumahan yang lebih murah dan berkelanjutan. Ke depan, pemanfaatan abu batu bara diharapkan semakin meluas, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan hunian layak dengan harga yang lebih terjangkau.

Berita Terpopuler

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketua HMI MPO Cabang Batam Soroti Pembiaran Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Dinilai Gagal

JDNews.co.id, Batam – Ketua Umum HMI MPO Cabang Batam Madani, Bachtiar Hadi, dengan tegas menyoroti semakin masifnya peredaran rokok ilegal di Kota Batam. Rokok...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait