close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.5 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

PLN Batam: Pemadaman Listrik di Tanjung Piayu Akibat Layang-Layang dan Cuaca Ekstrem

JDNews.co.id, BATAM – PT PLN Batam menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Tanjung Piayu disebabkan oleh gangguan dari layang-layang yang tersangkut di jaringan serta pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, mengungkapkan bahwa layang-layang masih menjadi penyebab utama gangguan pasokan listrik. Material layang-layang, seperti plastik dan benang konduktif, dapat memicu hubungan arus pendek jika menyentuh kabel listrik.

“Jaringan listrik terdiri dari tiga kabel. Jika benang atau plastik layang-layang menyentuh semua kabel sekaligus, akan terjadi arus pendek yang merambat ke jaringan lain. Proses perbaikannya tidak instan, sehingga pemadaman bisa berlangsung cukup lama,” jelas Samsul.

Ancaman dari Cuaca Ekstrem

Samsul menambahkan bahwa faktor cuaca ekstrem, seperti hujan deras dan angin kencang, juga meningkatkan risiko gangguan. Rangka layang-layang berbahan bambu atau kayu yang basah dapat menghantarkan arus listrik, dan pohon yang tumbang atau ranting yang menyentuh jaringan juga berpotensi menyebabkan pemadaman.

“Mewakili manajemen PLN Batam, kami memohon maaf atas gangguan ini. Kami berharap masyarakat lebih bijak dan mengingatkan anak-anak untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Mohon dukungan warga untuk mengizinkan pemangkasan atau penebangan pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik demi mencegah gangguan berulang,” tutupnya.

Keselamatan Jaringan Listrik

Senior Manager Unit Bisnis Distribusi dan Pelayanan PT PLN Batam, Rizal Azhari, menegaskan bahwa jaringan listrik seharusnya tidak boleh disentuh oleh benda apa pun, termasuk pohon dan layang-layang. Hal ini sesuai dengan regulasi yang melarang penggunaan benang konduktif dan aktivitas berisiko di sekitar jaringan listrik.

“Bermain layang-layang di dekat jaringan PLN sangat berbahaya. Selain mengganggu pasokan listrik, benang berbahan logam atau benang gelasan, terutama yang basah, dapat menghantarkan arus listrik dan membahayakan nyawa,” kata Rizal.

Ia juga menambahkan bahwa petugas PLN Batam secara rutin melakukan pembersihan jaringan dari layang-layang dan memangkas pohon yang berpotensi mengganggu. Namun, pelaksanaan di lapangan sering menghadapi tantangan, terutama dalam berkoordinasi dengan pemilik pohon.

“Kami juga berharap Pemerintah Kota Batam dapat membantu mengedukasi masyarakat agar tidak menanam pohon di dekat jaringan listrik dan mengizinkan pemangkasan atau penebangan tanaman yang berada di jalur jaringan. Banyak pemadaman berkepanjangan yang disebabkan oleh pohon tumbang menimpa jaringan,” pungkas Rizal.

Berita Terpopuler

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

Ketua HMI MPO Cabang Batam Soroti Pembiaran Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Dinilai Gagal

JDNews.co.id, Batam – Ketua Umum HMI MPO Cabang Batam Madani, Bachtiar Hadi, dengan tegas menyoroti semakin masifnya peredaran rokok ilegal di Kota Batam. Rokok...

Demo Siswa di Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji: ‘Kembalikan Guru Kami’, Guru Mogok Akibat Kesejahteraan yang Terabaikan

JDNews.com, Batam – Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji menjadi saksi demo dari ratusan siswa Muhammadiyah yang menuntut kehadiran kembali guru-guru mereka yang mogok mengajar....

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait