JDNews.co.id, Tanjungpinang — Upaya membuka akses pendidikan internasional bagi generasi muda kembali diperkuat melalui kolaborasi APPEKNAS Institute, Malaysian Business Empowerment Council (MPPM) Malaysia, dan Universitas Geomatika Malaysia di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Dompak, Tanjungpinang, Senin (26/1/2026).
Kegiatan sosialisasi ini tidak sekadar memperkenalkan Program Magister dan Doktoral (PhD), tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi mahasiswa dan dosen UMRAH untuk melanjutkan studi ke jenjang internasional dengan standar pendidikan ASEAN.
Ketua Umum DPN APPEKNAS, Dr. Ir. Fandy Iood, menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama membangun daya saing bangsa. Melalui APPEKNAS Institute, pihaknya berkomitmen menjadi jembatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengakses pendidikan global.
“Kami ingin membuka peluang seluas-luasnya. Mahasiswa dan dosen UMRAH yang memiliki semangat belajar tinggi harus mendapatkan akses pendidikan berkualitas. Karena itu, kami menyiapkan dukungan beasiswa pendidikan agar kesempatan ini bisa diraih lebih banyak peserta,” ungkap Fandy.
Dukungan tersebut turut diperkuat oleh MPPM Malaysia. President MPPM, Prof. Ir. Dr. Zam ARZ, DBA, menyatakan komitmennya untuk memberikan potongan biaya pendidikan sebesar 10 persen bagi peserta Program PhD yang direkomendasikan oleh APPEKNAS Institute.
Sementara itu, Vice Chancellor Universitas Geomatika Malaysia, Prof. Dato’ Dr. Hj. Mohamad Nasir Saludin, memaparkan bahwa program doktoral yang ditawarkan berbasis riset dengan sistem smart learning education, sehingga memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 18 bulan hingga dua tahun.
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, menyambut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi kampus dan mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat ASEAN.
Melalui kegiatan ini, UMRAH tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga pintu gerbang bagi lahirnya generasi intelektual baru yang siap berkontribusi bagi pembangunan kawasan dan bangsa.


