close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.5 C
Jakarta
Sabtu, Mei 2, 2026

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026 ‎

Jakarta, JDNews.co.id – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan tersebut diputuskan dalam sidang isbat yang digelar pada Kamis (19/3/2026).

‎Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kombinasi metode hisab dan rukyatul hilal yang dilakukan secara menyeluruh di berbagai wilayah Indonesia.

‎“Setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari seluruh Indonesia, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers.

‎Pelaksanaan sidang isbat berlangsung di Auditorium HM Rasjidi dengan melalui beberapa tahapan penting. Kegiatan diawali dengan seminar terbuka mengenai posisi hilal yang menghadirkan para ahli astronomi dan pakar falak untuk memaparkan data awal Syawal secara ilmiah.

‎Memasuki waktu Maghrib, sidang utama digelar secara tertutup dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah, ulama, hingga organisasi kemasyarakatan Islam. Dalam forum tersebut, laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah dikaji secara mendalam dan diselaraskan dengan data perhitungan astronomi.

‎Kemenag mencatat sebanyak 117 titik pemantauan hilal tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Lokasi pengamatan meliputi observatorium, kawasan pantai, dataran tinggi, hingga gedung-gedung strategis yang memungkinkan visibilitas hilal secara optimal.

‎Keterlibatan berbagai pihak, seperti kantor wilayah Kemenag, pengadilan agama, serta organisasi Islam, menjadi bagian penting dalam memastikan keakuratan dan kredibilitas penetapan awal Syawal.

‎Dengan hasil ini, umat Islam di seluruh Indonesia dapat merayakan Idul Fitri secara serentak. Momentum ini diharapkan menjadi ajang memperkuat persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta kembali kepada nilai-nilai kesucian setelah menjalankan ibadah Ramadan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait