JDNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam menjadikan rencana pelebaran jembatan di Jalan Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, sebagai salah satu prioritas utama guna mengatasi kemacetan lalu lintas. Proyek tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada 2027.
Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menghadiri acara halalbihalal bersama Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), tokoh masyarakat, serta warga se-Kecamatan Bengkong di Ballroom Golden Prawn 933, Rabu (1/4/2026) malam. Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Amsakar menegaskan bahwa keberadaan jembatan di kawasan Bengkong perlu mendapat perhatian serius. Ia optimistis pelebaran dapat dilakukan pada 2027 untuk membantu mengurai kepadatan arus kendaraan.
Menurutnya, jembatan yang berada di sekitar Kantor Camat Bengkong tersebut sudah mendesak untuk diperluas, seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat. Ia pun meminta dinas terkait agar memasukkan proyek ini sebagai prioritas dalam agenda pembangunan mendatang.
Rencana tersebut merupakan respons atas aspirasi warga yang disampaikan perwakilan Forum Komunikasi (FK) RT/RW Kecamatan Bengkong, Anwar, dalam forum tersebut. Selain pelebaran jembatan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri di wilayah Bengkong.
Menanggapi usulan tersebut, Amsakar menyatakan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjutinya secara bertahap sesuai skala prioritas pembangunan.
Terkait rencana pembangunan SMK di kawasan Tanjung Buntung, ia mendorong tokoh masyarakat untuk berkoordinasi langsung dengan Pemko Batam agar dapat dibahas lebih lanjut secara teknis.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan di Batam. Dengan jumlah penduduk yang telah melampaui 1,3 juta jiwa, ia mengakui tidak semua persoalan dapat dituntaskan secara cepat.
Namun demikian, ia meyakini kolaborasi yang kuat akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan yang ada.
Acara halalbihalal berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat pasca-Idulfitri, sekaligus memperkuat komunikasi dalam mendukung percepatan pembangunan di Kota Batam.


