close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

33.4 C
Jakarta
Rabu, April 22, 2026

Lamban, Lalai, dan Tanpa Evaluasi, Wajah Pelayanan Publik di Kecamatan Sekupang ‎

Batam, JDNews.co.id  – Wajah pelayanan publik di Kecamatan Sekupang kembali menuai sorotan tajam. Warga sekupang yang tak mau disebutkan namanya, mengaku kecewa berat atas buruknya kinerja aparatur yang dinilai lamban, tidak profesional, dan terkesan mengabaikan kepentingan masyarakat. (Senin, 6/4/2026)

‎Bagaimana tidak, hanya untuk mengurus satu lembar surat administrasi, warga harus menunggu hampir satu jam. Ironisnya, setelah penantian panjang tersebut, dokumen yang diterbitkan justru ditemukan dalam kondisi salah dan harus diperbaiki kembali.

‎“Ini sangat mengecewakan. Sudah lama menunggu, begitu jadi malah salah. Harus ulang lagi, tambah waktu lagi. Seperti dipermainkan,” keluh salah satu warga dengan nada kesal.

‎Tak hanya soal lambannya proses, persoalan semakin memuncak ketika pejabat yang berwenang menandatangani dokumen tidak berada di tempat. Padahal, waktu pelayanan masih berlangsung. Kondisi ini membuat warga terpaksa pulang tanpa hasil meski telah menunggu cukup lama.

‎“Jam kerja belum selesai, tapi yang tanda tangan tidak ada. Ini pelayanan atau pembiaran?” ujar warga lainnya.

‎Situasi tersebut menimbulkan kesan kuat bahwa sistem pelayanan di Kecamatan Sekupang berjalan tanpa pengawasan yang jelas.

‎Tidak adanya kesiapan petugas, minimnya ketelitian, serta absennya pejabat penanggung jawab di jam kerja menjadi indikator lemahnya disiplin birokrasi.

‎Kekecewaan masyarakat pun semakin meluas. Mereka menilai pelayanan publik yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam melayani warga, justru berubah menjadi sumber keresahan dan pemborosan waktu.

‎“Kalau begini terus, bagaimana masyarakat bisa percaya? Urus satu surat saja seperti ini, apalagi yang lebih penting,” tambah warga lainnya.

‎Setelah dikonfirmasi ke camat sekupang jawabannya, “biasa itu butuh waktu periksa berkas”, ucap camat sekupang, dengan nada remeh.

‎Malah camat bela aparatur yang lamban dan tak profesional, ibarat kata buah tak jauh dari batangnya, kalo anggota begitu masyarakat menilai kinerja camat juga begitu.

‎Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Batam untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur di Kecamatan Sekupang. Perlu ada tindakan tegas terhadap pegawai yang tidak disiplin dan tidak profesional, termasuk pejabat yang meninggalkan tanggung jawab di jam kerja.

‎Pelayanan publik bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Ketika pelayanan justru amburadul, maka yang tercoreng bukan hanya instansi, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah itu sendiri.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait