JDNews.com, Jakarta – Pemerintah terus mendorong percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pondok pesantren. Upaya tersebut ditegaskan melalui kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, ke sejumlah pesantren di kawasan Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, di antaranya Pondok Pesantren Terpadu Chasbullah, Pondok Pesantren Al-Lathifiyyah 2, serta Pondok Pesantren As-Sa’idiyyah 2 Bahrul Ulum.
Kunjungan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi strategis antara pemerintah dan para pimpinan pesantren terkait implementasi program pangan nasional. Salah satu fokus utama pembahasan adalah percepatan pelaksanaan MBG, khususnya bagi santri dan siswa di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (10/4/2026), Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa realisasi program MBG di pesantren masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Berdasarkan data Kementerian Agama, baru sekitar 10 persen pesantren yang telah merasakan manfaat program tersebut.
“Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di lingkungan pondok pesantren saat ini terus kami percepat dan perluas jangkauannya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pesantren layak mendapatkan perhatian lebih dalam program ini, mengingat para santri juga membutuhkan akses berkelanjutan terhadap asupan gizi yang memadai untuk menunjang proses belajar dan perkembangan mereka.
Selain membahas MBG, pertemuan tersebut turut menyinggung isu ketahanan pangan nasional serta potensi peran pesantren dalam mendukung upaya swasembada pangan, terutama di tengah dinamika global yang kian kompleks.
Melalui dialog ini, pemerintah berharap distribusi Program Makan Bergizi Gratis dapat dipercepat dan diperluas, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan, sehingga pelaksanaannya menjadi lebih merata, tepat sasaran, dan selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
Sumber: Infopublik.id


