close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.8 C
Jakarta
Selasa, Juni 9, 2026

Rokok Manchester Tanpa Pita Cukai Masih Bebas Beredar di Kepri, Muncul Pertanyaan Apakah Ada Perlakuan Khusus? ‎

‎Batam, JDNews.co.id – Peredaran rokok merek Manchester yang disebut tanpa pita cukai namun masih mudah ditemukan di berbagai wilayah Kepulauan Riau terus memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Produk tersebut dikabarkan beredar di Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun hingga sejumlah daerah lainnya. Bahkan, kemasan dan varian baru disebut masih terus bermunculan di pasaran. Selasa (9/6/2026)

‎Kondisi ini memunculkan tanda tanya mengenai efektivitas pengawasan barang kena cukai. Di saat produsen dan distributor rokok resmi diwajibkan memenuhi berbagai ketentuan cukai dan perpajakan, rokok Manchester justru disebut masih bebas diperjualbelikan.

‎Apakah ada perlakuan khusus terhadap rokok Manchester?
‎Jika tidak ada, mengapa produk yang disebut tidak menggunakan pita cukai masih dapat beredar luas di berbagai wilayah Kepulauan Riau?

‎Mengapa rokok resmi seperti Surya, Sampoerna, Gudang Garam, Djarum, Marlboro dan merek lainnya wajib mematuhi aturan cukai, sementara rokok Manchester justru disebut masih bebas ditemukan di pasaran?
‎Jika aturan berlaku sama untuk semua,
‎mengapa kondisi ini terus terjadi?

‎Masyarakat menilai pertanyaan tersebut wajar. Sebab seluruh produsen rokok legal diwajibkan membayar cukai kepada negara dan memastikan setiap produk yang beredar dilengkapi pita cukai resmi. Tidak ada pengecualian.

‎Karena itu, ketika rokok Manchester yang disebut tidak menggunakan pita cukai masih mudah ditemukan di berbagai wilayah Kepri, muncul pertanyaan mengenai konsistensi penegakan aturan yang seharusnya berlaku sama terhadap seluruh produk rokok.

‎Kemunculan kemasan dan varian baru juga memunculkan pertanyaan lanjutan. Jika pengawasan berjalan efektif, mengapa produk tersebut masih terus berkembang di pasaran? Bagaimana sebuah produk dapat terus hadir dengan tampilan baru apabila jalur distribusinya benar-benar telah diputus?

‎Banyak kalangan menilai persoalan ini tidak cukup dijawab dengan operasi penyitaan sesaat atau pengumuman jumlah batang rokok yang berhasil diamankan. Yang ingin diketahui masyarakat adalah apakah aparat telah berhasil membongkar jaringan distribusi yang membuat produk tersebut tetap tersedia di pasaran.

‎”Jangan sampai hanya sibuk memamerkan jumlah batang rokok hasil sitaan saat konferensi pers, tetapi gagal membongkar dan memutus jalur distribusinya.”

‎Yang menjadi pertanyaan bukan lagi berapa banyak batang rokok yang berhasil disita, melainkan siapa pemasoknya, dari mana barang itu masuk, di mana lokasi penyimpanannya, siapa distributornya, dan bagaimana produk tersebut dapat menjangkau berbagai wilayah di Kepulauan Riau.

‎Pergantian pejabat di lingkungan Bea Cukai Batam yang semestinya menjadi momentum memperkuat pengawasan juga belum mampu meredam berbagai pertanyaan yang berkembang. Masyarakat menunggu hasil nyata, bukan sekadar pergantian jabatan.

‎Selama rokok Manchester yang disebut tanpa pita cukai masih bebas ditemukan di lapangan, pertanyaan itu akan terus bergema Apakah memang ada perlakuan khusus, atau diduga mendapatkan setoran  sehingga rokok Manchester masih dapat beredar luas di Kepulauan Riau?

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait