close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.3 C
Jakarta
Senin, April 20, 2026

Rokok Ilegal Merk HD dan OFO Produksi di Tengah Kota Batam: Publik Pertanyakan Peran Bea Cukai dan APH

JDNews.co.id, Batam – Isu serius kembali mencuat di tengah publik terkait dugaan praktik industri rokok ilegal yang melibatkan perusahaan PT. Adhi Mukti Persada. Perusahaan tersebut diduga kuat memproduksi rokok tanpa pita cukai dengan merek HD dan OFO dalam jumlah besar dan didistribusikan ke berbagai wilayah di Kepulauan Riau hingga sejumlah kota di Sumatera.

Temuan investigatif tim JDNews.co.id menunjukkan bahwa aktivitas ini diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya penindakan berarti dari otoritas terkait. Hal ini memunculkan pertanyaan serius mengenai pengawasan dan integritas aparat penegak hukum (APH) dan unsur Bea Cukai di wilayah Batam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal terpercaya, praktik ini diduga menyebabkan kerugian negara hingga puluhan miliar rupiah setiap tahunnya akibat tidak masuknya pendapatan dari cukai yang semestinya dibayarkan. Lebih jauh, terdapat dugaan bahwa aktivitas ini berlangsung dengan adanya pembiaran bahkan perlindungan dari oknum tertentu dalam institusi penegakan hukum dan pengawasan fiskal.

Tentu saja tudingan ini sangat serius dan perlu diverifikasi lebih lanjut oleh otoritas yang berwenang. Namun, jika benar adanya, maka praktik ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan indikasi adanya pola sistematis yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan terorganisir lintas sektor.

Publik menaruh harapan besar pada aparat penegak hukum pusat seperti Mabes Polri, Kementerian Keuangan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih dan menuntaskan kasus ini secara menyeluruh. Keterlibatan lembaga-lembaga independen dinilai penting untuk memastikan objektivitas dan menghindari potensi konflik kepentingan di tingkat lokal.

Sebagai media yang menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas, JDNews.co.id mendorong langkah-langkah berikut:

1. Pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional PT. Adhi Mukti Persada

2. Penelusuran distribusi dan pendanaan rokok ilegal

3. Audit terhadap proses pengawasan Bea Cukai Batam

4. Evaluasi menyeluruh terhadap potensi keterlibatan oknum APH

5. Pembongkaran aliran dana yang mencurigakan terkait aktivitas ilegal ini

Negara tidak boleh kalah oleh kejahatan ekonomi yang terorganisir. Penegakan hukum harus berlaku setara, tidak hanya tegas terhadap pelanggaran kecil namun juga berani mengusut tuntas pelaku yang beroperasi dalam skala besar.

Tim

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait