close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.5 C
Jakarta
Sabtu, Mei 2, 2026

Peringatan Hari Buruh 2026: Presiden Tegaskan Politik Keberpihakan kepada Pekerja

JDNews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk berpihak kepada kaum buruh serta masyarakat berpenghasilan rendah dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang dipusatkan di kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa momentum May Day bukan sekadar agenda tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan panjang para pekerja yang menjadi salah satu fondasi utama pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus berdiri di sisi kelompok masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi.

“Pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu membela kepentingan rakyat, terutama mereka yang hidupnya masih sulit. Ini adalah tugas utama kami,” ujar Presiden di hadapan ribuan buruh yang memadati lokasi acara.

Presiden juga mengaitkan arah kebijakan pemerintah dengan dukungan para pekerja, petani, dan nelayan yang disebutnya sebagai pilar utama ekonomi nasional. Menurutnya, setiap kebijakan negara harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil.

Salah satu kebijakan yang disorot adalah pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), yang disebut sebagai tonggak sejarah setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara hadir memberikan perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga. Ini bentuk keberpihakan nyata,” tegasnya.

Selain itu, Presiden turut mengumumkan rencana peresmian Museum Marsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh. Tokoh buruh Marsinah sebelumnya telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Dalam pidatonya, Presiden juga menekankan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan, dengan menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap praktik korupsi yang merugikan rakyat.

“Kebijakan harus ditanya satu hal sederhana: apakah menguntungkan rakyat kecil atau tidak. Jika iya, maka harus dijalankan,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan perlunya keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan perlindungan tenaga kerja. Menurutnya, pengusaha tetap memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, namun harus berjalan dalam koridor keadilan sosial.

Peringatan May Day 2026 juga menjadi ruang konsolidasi aspirasi buruh yang sebelumnya menyuarakan berbagai tuntutan, mulai dari perlindungan pendapatan, kepastian kerja, hingga reformasi sistem jaminan sosial. Pemerintah menyatakan seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi lintas kebijakan.

Dalam kerangka pembangunan nasional, penguatan perlindungan tenaga kerja dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan kesejahteraan, sekaligus mendukung agenda pembangunan inklusif.

Menutup pidatonya, Presiden kembali menegaskan tekadnya untuk mengabdikan sisa masa jabatannya bagi kepentingan rakyat. “Sisa hidup saya adalah untuk rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: Infopublik.id

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait