close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28 C
Jakarta
Senin, April 20, 2026

Thaksin Shinawatra Kembali Berkiprah, Ditunjuk sebagai Dewan Penasihat Danantara Indonesia

JDNews.co.idMantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, kembali menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia. Penunjukan ini diumumkan oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, pada 24 Maret 2025.

Thaksin, yang menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand dari 2001 hingga 2006, dikenal karena kiprahnya di dunia politik dan bisnis. Sebelum terjun ke politik, ia sukses membangun kerajaan telekomunikasi melalui Shin Corporation. Namun, masa kepemimpinannya diwarnai berbagai kontroversi, termasuk tuduhan korupsi dan otoritarianisme, yang berujung pada kudeta militer terhadap pemerintahannya pada 2006.

Setelah lengser, Thaksin menghadapi berbagai dakwaan, termasuk penggelapan pajak dan penghinaan terhadap kerajaan Thailand. Ia sempat menjalani pengasingan diri sebelum akhirnya kembali ke Thailand pada 2023, di mana ia sempat ditahan dan kemudian dibebaskan dengan pembebasan bersyarat.

Penunjukan Thaksin sebagai penasihat Danantara menimbulkan beragam reaksi. Sebagian pihak mempertanyakan keputusan ini mengingat rekam jejak kontroversialnya di Thailand. Namun, pihak Danantara berharap pengalaman internasional Thaksin dapat memberikan kontribusi positif bagi pengelolaan investasi dan strategi ekonomi Indonesia.

Selain Thaksin, Danantara juga mengumumkan sejumlah tokoh terkemuka lainnya sebagai anggota dewan penasihat, termasuk ekonom Jeffrey Sachs dan investor Ray Dalio. Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo, juga dilibatkan dalam struktur organisasi Danantara sebagai anggota Dewan Penasihat.

Danantara, yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025, bertujuan untuk mengelola aset negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi strategis. Dengan target mengelola aset senilai lebih dari $900 miliar, Danantara diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait