close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.2 C
Jakarta
Kamis, April 2, 2026

Mewujudkan Insan Paripurna: Refleksi Idul Fitri 1446 H Bersama Prof. Riki Saputra

JDNews.co.id, Batam – Dalam suasana penuh keberkahan Idul Fitri 1446 H, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Prof. Dr. Riki Saputra, menyampaikan khotbah Idul Fitri di GOR Tumenggung Batam Center. Dalam khotbahnya, ia mengajak umat Islam untuk menjadi Insanul Kamil, manusia yang mencapai kesempurnaan dengan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Prof. Riki menjelaskan bahwa manusia diciptakan dengan dua unsur utama, yakni jasmani dan rohani. Keduanya harus dipenuhi secara seimbang agar manusia dapat mencapai derajat Insanul Kamil. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Anfal ayat 29:

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu Furqan (kemampuan membedakan antara yang benar dan salah), dan menghapus kesalahan-kesalahanmu serta mengampuni (dosa-dosamu). Dan Allah memiliki karunia yang besar.” (QS. Al-Anfal: 29)

Menurutnya, ketakwaan merupakan kunci utama bagi manusia untuk mendapatkan petunjuk, ilmu, serta ampunan dari Allah SWT.

Dalam khotbahnya, Prof. Riki juga membahas nilai-nilai dalam Surah Al-Munafiqun yang mencerminkan tiga aspek penting dalam kehidupan manusia:

  1. Pengagungan kepada Allah SWT – Sebagai pemilik alam semesta, Allah SWT wajib dimuliakan dan ditaati.
  2. Interaksi Sosial – Manusia adalah makhluk sosial yang harus menjalin hubungan, berintegrasi, dan saling membantu.
  3. Akal dan Ilmu Pengetahuan – Allah menganugerahkan akal sebagai pembeda manusia dari makhluk lain, yang harus digunakan untuk mengembangkan ilmu dan teknologi.

Prof. Riki menekankan bahwa unsur rohani dalam diri manusia bersifat suci dan tidak dapat diciptakan atau dimanipulasi oleh manusia sendiri. Oleh sebab itu, keseimbangan antara jasmani dan rohani harus senantiasa dijaga.

Dalam khotbahnya, Prof. Riki mengutip pemikiran Al-Takdir Ali Syahbana yang menyatakan bahwa manusia yang mampu mengendalikan jasmani dan rohaninya akan mencapai kemuliaan yang melebihi malaikat. Sebaliknya, jika gagal, manusia bisa jatuh lebih rendah daripada setan.

“Inilah tantangan terbesar bagi manusia, apakah kita memilih jalan kemuliaan atau justru terjerumus dalam kehinaan,” ujarnya.

Menutup khotbahnya, Prof. Riki mengingatkan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi kesempatan untuk merefleksikan diri agar senantiasa menjaga keseimbangan antara jasmani dan rohani. Dengan demikian, manusia dapat menjadi Insanul Kamil yang beradab, berbudaya, dan bermanfaat bagi sesama.

“Di hari yang fitri ini, mari kita jaga keseimbangan diri, menjadi pribadi yang beradab, memiliki kendali diri, serta peduli terhadap sesama,” tutupnya.

Idul Fitri bukan hanya tentang kemenangan setelah menjalani ibadah puasa, tetapi juga momen untuk memperbaiki diri agar menjadi insan yang lebih baik di hadapan Allah dan sesama manusia.

 

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait