close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.1 C
Jakarta
Jumat, April 17, 2026

Menembus Batas Lautan: FMMB dan MAGUM Tebar Berkah Kurban hingga Pulau Terpencil Batam

JDNews.co.id, Batam – Dalam semangat Idul Adha yang penuh makna, Forum Masyarakat Minang Batam (FMMB) bersama Majelis Generasi Umat Minang (MAGUM) menggelar aksi sosial dengan menyembelih tiga ekor sapi dan empat ekor kambing sebagai hewan kurban. Acara ini berlangsung pada Sabtu (7/6) di lokasi pemotongan hewan di Temiang, Batam.

Yang membuat kegiatan tahun ini istimewa adalah jangkauan distribusi daging kurban yang melampaui daratan utama. Tidak hanya dibagikan kepada masyarakat lokal, daging kurban juga dikirimkan ke pulau-pulau terpencil di sekitar Batam — termasuk Pulau Nipah, Tanjung Gundap, Pulau Pabu, Mengkadah, komunitas Suku Laut Tiangkawang, Pulau Lingka, Semakau Bertam, serta warga Minang yang tinggal di Batam.

Ketua panitia kurban FMMB, Hendrizal, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi nyata dari semangat berbagi dan kepedulian sosial.

“Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tinggal jauh dari pusat kota juga bisa merasakan nikmatnya daging kurban. Semoga ini membawa berkah bagi semua,” ungkapnya haru.

Hendrizal juga menggarisbawahi bahwa kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa semangat gotong royong dan kekompakan warga Minang di Batam. Ia mengapresiasi para donatur dan relawan yang dengan tulus mendukung dari awal hingga proses distribusi daging.

“Meskipun jumlah hewan kurban tidak banyak, tetapi distribusinya menyentuh tempat-tempat yang benar-benar membutuhkan. Inilah makna sejati dari kurban,” tambahnya.

Lebih dari Sekadar Tradisi

Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan, melainkan juga momentum memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas. Setiap tetes darah hewan kurban mengandung pesan tentang cinta, empati, dan pengorbanan bagi sesama.

“Kami berharap semangat Idul Adha ini bisa menjadi jembatan ukhuwah Islamiyah dan memperkuat rasa kemanusiaan di tengah masyarakat. Di saat banyak orang menghadapi kesulitan hidup, berbagi adalah bentuk nyata penyembuh luka sosial,” tutup Hendrizal dengan suara penuh ketulusan.

Melalui aksi ini, masyarakat Minang di perantauan membuktikan bahwa semangat persaudaraan dan nilai-nilai luhur tidak mengenal batas geografis — bahkan bisa menembus samudera, membawa cahaya kebaikan hingga ke sudut-sudut negeri yang sering terlupakan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait