close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.4 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Tunggakan BPJS Ratusan Juta, Direktur PDAM Natuna Dituding Abaikan Hak Karyawan

JDNews.co.id, Natuna – PDAM Natuna tengah diguncang masalah serius. Hak dasar karyawan diabaikan: gaji tidak dibayar tepat waktu, dan iuran BPJS Ketenagakerjaan menunggak hingga nyaris dua tahun. Fakta ini menyulut kemarahan publik dan menggiring sorotan tajam pada pucuk pimpinan perusahaan.

 

Data menyebutkan, tunggakan BPJS Ketenagakerjaan berlangsung sejak Oktober 2023 hingga September 2025, dengan total nilai mencapai Rp675 juta hingga Rp697 juta. Ironisnya, meskipun ada potongan rutin pada slip gaji, dana tersebut tak pernah disetorkan ke BPJS.

 

Dampaknya nyata dan tragis. Seorang karyawan yang wafat tak mendapat santunan dari BPJS karena status kepesertaannya dianggap tidak aktif akibat tunggakan perusahaan. Kejadian ini menjadi bukti telanjang dari kelalaian manajemen.

 

Situasi semakin memanas ketika beredar informasi bahwa Direktur PDAM memiliki kasbon pribadi sebesar Rp70 juta, yang bersumber langsung dari kas perusahaan. Praktik ini dianggap tidak etis dan menambah daftar panjang masalah internal PDAM.

 

“Kalau karyawan sakit atau meninggal, tidak bisa klaim BPJS. Tapi Direkturnya malah ambil kasbon. Ini bukan lagi kelalaian, ini penyalahgunaan kewenangan,” ujar salah satu warga dengan nada geram, Minggu, 28 September 2025.

 

Kemarahan masyarakat kian meluas. Publik mempertanyakan integritas dan kompetensi manajemen PDAM, khususnya Direktur. Desakan agar pemerintah daerah segera bertindak semakin nyaring terdengar. Bahkan, sebagian pihak sudah melempar dugaan adanya praktik korupsi tersembunyi dalam tubuh perusahaan milik daerah ini.

 

Jika tak segera ditangani, publik menilai, jabatan Direktur PDAM Natuna bukan hanya layak dievaluasi, tapi harus segera dicopot.

 

Jika Anda ingin versi cetak, versi untuk berita daring, atau headline yang lebih provokatif, beri tahu saja — saya siap bantu sesuaikan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait