close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.8 C
Jakarta
Minggu, Februari 15, 2026

Tekanan Publik Menguat, Wali Kota Batam Didesak Copot Kepala Satpol PP Terkait Polemik PKL Jalan Marina ‎

Batam, JDNews.Online – Polemik dugaan pungutan liar dan semrawutnya penataan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Marina,depan Hotel Merlion,Tanjung Riau, Sekupang, kini berbuntut panjang. Publik mulai mengarahkan tuntutan langsung kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, untuk mengambil langkah tegas. Minggu (15/2/2026)

‎Desakan itu mengerucut pada satu tuntutan utama: mencopot Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, yang dinilai gagal menjalankan fungsi penertiban di kawasan tersebut.

‎Sorotan tajam muncul setelah respons singkat Imam Tohari yang meminta agar persoalan dilaporkan ke polisi.

‎Pernyataan itu dianggap publik sebagai bentuk ketidakmampuan sekaligus ketidaksiapan dalam menangani persoalan ketertiban umum yang terjadi secara kasat mata.

‎Padahal, aktivitas PKL di depan Hotel Merlion Batam berlangsung terbuka dan telah lama menjadi keluhan masyarakat. Lapak-lapak berdiri di badan jalan, memicu kemacetan, dan diduga disertai praktik pungutan tanpa dasar hukum yang jelas.

‎Ketua PWMOI Kepri, Hendri, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

‎“Ini bukan sekadar pelanggaran kecil. Ini soal wibawa pemerintah. Kalau Satpol PP tidak mampu menertibkan, maka wajar jika publik meminta evaluasi bahkan pencopotan,” ujarnya.

‎Menurutnya, keberadaan PKL di badan jalan tanpa penataan resmi mencerminkan lemahnya pengawasan, bahkan membuka ruang bagi praktik-praktik yang merugikan pedagang kecil maupun masyarakat pengguna jalan.

‎Lebih jauh, ia menilai sikap pembiaran dapat memicu ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

‎“Kalau dibiarkan, masyarakat akan berpikir bahwa aturan bisa dinegosiasikan. Ini berbahaya bagi tata kelola kota,” tambahnya.

‎Hingga kini, belum terlihat langkah konkret dari Pemerintah Kota Batam untuk menertibkan kawasan tersebut. Kondisi di lapangan tetap sama lapak terus beroperasi, kemacetan terjadi, dan dugaan pungutan masih menjadi tanda tanya besar.

‎Situasi ini membuat tekanan terhadap Wali Kota Batam semakin kuat. Publik kini menunggu, apakah akan ada tindakan nyata sebagai bentuk keberpihakan terhadap ketertiban dan kepentingan umum.

‎Apakah Amsakar Achmad akan mengambil langkah tegas dengan mencopot pejabat yang dianggap tidak mampu, atau justru membiarkan persoalan ini terus menjadi polemik tanpa ujung.

‎Jawaban atas itu akan menentukan arah kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kota Batam ke depan.

Berita Terpopuler

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

Ketua HMI MPO Cabang Batam Soroti Pembiaran Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Dinilai Gagal

JDNews.co.id, Batam – Ketua Umum HMI MPO Cabang Batam Madani, Bachtiar Hadi, dengan tegas menyoroti semakin masifnya peredaran rokok ilegal di Kota Batam. Rokok...

Demo Siswa di Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji: ‘Kembalikan Guru Kami’, Guru Mogok Akibat Kesejahteraan yang Terabaikan

JDNews.com, Batam – Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji menjadi saksi demo dari ratusan siswa Muhammadiyah yang menuntut kehadiran kembali guru-guru mereka yang mogok mengajar....

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait