JDNews.co.id, Batam – Ribuan pengunjung memadati K-Square Mall Batam pada Minggu (26/7/2026) untuk mengikuti Festival Seni dan Teknologi yang diselenggarakan oleh Kantor Layanan Lazismu (KLL) Sungai Panas. Kegiatan ini menghadirkan beragam agenda edukatif, kreatif, dan sosial yang melibatkan anak-anak, orang tua, komunitas, hingga masyarakat umum dalam suasana yang meriah dan penuh kebersamaan.
Festival tersebut menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya Lomba Mewarnai tingkat PAUD, TK, dan SD, Seminar Parenting bersama Nurhidayati, S.Psi., Pameran dan Lelang Amal Lukisan, serta Soft Opening Griya Lansia Muhammadiyah Kota Batam.
Seminar parenting memberikan pembekalan kepada para orang tua mengenai pentingnya pola pengasuhan yang tepat di era digital, sementara lomba mewarnai menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan imajinasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak usia dini.

Ketua Panitia, Aprima, mengatakan bahwa Festival Seni dan Teknologi dirancang sebagai wadah kolaborasi yang menghubungkan dunia pendidikan, seni, teknologi, dan kegiatan sosial dalam satu kegiatan yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Festival ini bukan sekadar hiburan. Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Melalui festival ini, kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan sosial pembangunan Griya Lansia Muhammadiyah,” ujar Aprima.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sungai Panas, Sucahyo Oktafian, menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival tersebut merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah yang diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung, baik di bidang pendidikan, pelayanan sosial, seni, maupun kepedulian terhadap para lanjut usia.
“Muhammadiyah ingin terus hadir melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Pendidikan, seni, pelayanan sosial, dan kepedulian terhadap lansia adalah bagian dari dakwah yang membangun peradaban. Kami berharap Festival Seni dan Teknologi dapat menjadi agenda yang terus berkembang dan memberi inspirasi bagi masyarakat,” ungkap Sucahyo.
Selain menjadi ajang edukasi dan hiburan keluarga, festival ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial masyarakat melalui penggalangan dukungan bagi pembangunan Griya Lansia Muhammadiyah Kota Batam, yang diharapkan menjadi pusat layanan lansia terpadu di Kota Batam.
Festival Seni dan Teknologi terselenggara atas kolaborasi Junior Education, Mentari Daycare, BikersMu Chapter Batam, dan Lazismu Kota Batam, yang bersama-sama berkomitmen menghadirkan kegiatan positif dan inspiratif bagi masyarakat. Antusiasme ribuan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan menjadi bukti tingginya apresiasi masyarakat terhadap kegiatan yang memadukan unsur pendidikan, kreativitas, teknologi, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian acara.

