close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.5 C
Jakarta
Sabtu, Mei 2, 2026

Harga Karet di Kalimantan Selatan Kian Anjlok, Petani Terpuruk Akibat Dugaan Permainan Tengkulak

JDnews.co.id, Kalimantan Selatan, 18 Oktober 2024 – Nasib petani karet di Kalimantan Selatan kian memprihatinkan. Harga karet yang semestinya mencapai Rp27.000 per kilogram kini hanya tersisa di angka Rp7.000 hingga Rp10.000. Para petani, termasuk MR.X (50), yang enggan disebutkan namanya, mengaku sangat terpukul. “Kami hanya bisa mengeluh, harga karet tidak kunjung naik, sementara tengkulak seolah sengaja menekan harga agar mereka bisa mendapat untung besar,” keluhnya sambil menahan haru.

Turunnya harga karet ini bukan sekadar isu pasar. Petani harus menghadapi ongkos pupuk dan perawatan kebun yang terus melonjak, sementara pendapatan semakin jauh dari harapan. Dampaknya sangat luas, mulai dari kesejahteraan ekonomi petani yang terpuruk hingga menurunnya konsumsi pangan karena pendapatan yang semakin minim.

Beberapa faktor diduga menjadi penyebab anjloknya harga karet, seperti krisis global, menurunnya permintaan, hingga penyakit gugur daun yang masih merebak sejak 2019. Sulitnya mendapatkan pupuk juga menambah beban para petani. Meski karet menjadi komoditas ekspor utama Indonesia, dengan 85 persen produksinya dikirim ke luar negeri, harga karet tetap saja jatuh.

“Keadaan ini membuat kami terperangkap dalam utang, bukannya memperbaiki ekonomi keluarga, malah semakin hancur,” ujar MR.X dengan mata berkaca-kaca.

Industri hilirisasi karet yang seharusnya dapat menyerap lebih banyak karet dalam negeri juga belum digarap maksimal. Padahal, Indonesia memiliki pasar domestik yang cukup besar, seperti industri otomotif dan alas kaki, yang bisa menjadi penolong bagi petani karet lokal.

Ali Islami

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait