close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.8 C
Jakarta
Minggu, Mei 3, 2026

Presiden Macron: Borobudur, Simbol Spiritualitas dan Inspirasi Dunia

JDNews.co.id, Magelang- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan kekaguman mendalam terhadap Candi Borobudur saat berkunjung ke situs warisan dunia tersebut di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025). Dalam suasana yang dikelilingi lanskap pegunungan dan kemegahan arsitektur kuno abad ke-8, Macron menyampaikan refleksi spiritual dan kulturalnya.

Ia menyebut Borobudur sebagai mahakarya spiritual yang mencerminkan keunggulan budaya Indonesia. Sebagai tempat ibadah yang telah hidup selama lebih dari seribu tahun, Borobudur dinilainya menjadi bukti kekuatan budaya Indonesia yang terus menginspirasi hingga ke tingkat global.

“Candi ini adalah wujud nyata pengaruh budaya Indonesia yang tetap relevan di panggung internasional,” ujar Macron.

Presiden Macron juga menekankan pentingnya pesan universal yang diemban Borobudur—yakni toleransi dan penghormatan antarumat—nilai-nilai yang menurutnya dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia. Ia melihat candi ini sebagai tempat suci yang menyampaikan pesan kemanusiaan lintas zaman dan lintas bangsa.

Tak lupa, Macron memuji sinergi antara Pemerintah Indonesia dan UNESCO dalam menjaga kelestarian situs ini. Baginya, Borobudur merupakan contoh keberhasilan multilateralisme dan semangat kolaborasi global.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian warisan dunia adalah hasil dari komitmen bersama,” tambahnya.

Dalam penutup pernyataannya, Macron menyampaikan penghargaan tinggi terhadap kekayaan sejarah dan seni Indonesia yang menurutnya tak hanya menjadi kebanggaan nasional, melainkan juga inspirasi bagi dunia. Ia menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Prancis tak semata didasarkan pada kepentingan strategis, namun juga bertumpu pada nilai budaya dan kemanusiaan yang mempererat kedua bangsa.

Kunjungan Presiden Macron ke Borobudur menjadi penanda kuat diplomasi budaya antara Indonesia dan Prancis, serta memperkuat peran Borobudur sebagai simbol toleransi, persahabatan, dan pertemuan peradaban dunia.

Sumber: infopublik.id

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait