JDNews.co.id, Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia berkolaborasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperkuat sinergi dan merumuskan strategi yang inovatif demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pertemuan yang penuh semangat ini, para pemimpin industri keuangan membahas kinerja operasional, rencana ekspansi, serta langkah-langkah konkret untuk memperkuat ekosistem keuangan nasional.
“Kami ingin memastikan Danantara berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif,” ungkap Rosan Roeslani, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, di Jakarta, Selasa.
Dalam kesempatan tersebut, Rosan bersama Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, bertemu dengan jajaran Direktur Utama Himbara untuk merancang strategi bisnis ke depan.
Pertemuan ini dihadiri oleh Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi; Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan; Direktur Utama BRI, Hery Gunardi; dan Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo.
Dony Oskaria menegaskan bahwa kolaborasi ini akan membuka peluang investasi yang lebih luas di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk menciptakan strategi bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Dia berharap sinergi antara Danantara Indonesia dan Himbara dapat menjadi katalis dalam penguatan industri keuangan nasional, serta mendorong inovasi dan efisiensi dalam layanan perbankan.
Sementara itu, dalam acara “Simposium Nasional Sumitronomics dan Arah Ekonomi Indonesia”, Managing Director Danantara Indonesia, Arief Budiman, mengungkapkan bahwa Danantara menargetkan investasi senilai 5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp81,54 triliun (kurs: Rp16.309 per dolar AS) pada tahun 2025.
Sumber = antaranews.com


