close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.4 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

‎Ketua DPW PWMOI Kepri: Jangan Jadikan Pasien RSUD Embung Fatimah Objek Bisnis Parkir ‎


‎Batam, JDNews.co.id – Kebijakan penerapan portal parkir berbayar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Batam, terus menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah keluarga pasien menilai kebijakan tersebut memberatkan, khususnya bagi pasien yang menjalani perawatan menggunakan BPJS Kesehatan. Jum’at (26/12/2025)

‎Mayoritas pasien RSUD Embung Fatimah berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Dalam kondisi sakit dan membutuhkan perawatan, mereka justru dibebani biaya tambahan dari pungutan parkir setiap kali keluar-masuk rumah sakit.

‎“Kami berobat pakai BPJS karena tidak mampu. Tapi setiap hari keluar-masuk rumah sakit, uang malah habis untuk parkir. Kadang biaya parkir terasa lebih mahal daripada iuran BPJS,” keluh salah seorang keluarga pasien.

‎Tak sedikit keluarga pasien yang mengaku terpaksa memarkirkan kendaraan di luar area rumah sakit demi menghemat pengeluaran agar tidak dikenakan biaya parkir. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan karena selain merepotkan, juga berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan keluarga pasien.

‎Lebih jauh, kebijakan portal parkir berbayar di rumah sakit milik pemerintah tersebut dinilai menimbulkan kesan seolah-olah pasien dan keluarganya dijadikan “sapi perah” demi mengejar keuntungan. Padahal, rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan publik yang seharusnya mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepentingan masyarakat, bukan berorientasi pada bisnis semata.

‎“Kami tidak keberatan membayar parkir di pusat perbelanjaan. Tapi ini rumah sakit, tempat orang sedang sakit dan membutuhkan pertolongan. Seharusnya kebijakan yang diterapkan lebih manusiawi,” ujar warga lainnya.


‎Sorotan keras juga datang dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. C. Hendri, S.Si., M.E. Ia menilai penerapan portal parkir berbayar di rumah sakit pemerintah merupakan kebijakan yang keliru dan perlu dievaluasi secara serius.
‎“RSUD adalah fasilitas pelayanan publik, bukan tempat mencari keuntungan.

‎Ketika mayoritas pasiennya adalah masyarakat kecil dan pengguna BPJS, maka kebijakan parkir berbayar yang memberatkan jelas tidak mencerminkan keadilan sosial. Jangan sampai rumah sakit pemerintah justru terkesan menjadikan pasien sebagai objek bisnis,” tegas Dr. C. Hendri.

‎Menurutnya, Pemerintah Kota Batam harus segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir di RSUD Embung Fatimah. Ia juga mendorong adanya kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, seperti penggratisan parkir bagi pasien BPJS, keringanan tarif bagi keluarga pasien rawat inap, atau sistem parkir yang berlandaskan empati dan pelayanan publik.

‎“Pemko Batam harus peka terhadap kondisi masyarakat. Jangan sampai warga yang sedang berjuang untuk kesembuhan malah dibebani kebijakan yang tidak pro-rakyat. Ini soal nurani dan tanggung jawab pemerintah,” tambahnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Embung Fatimah maupun Pemerintah Kota Batam belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat dan pernyataan Ketua DPW PWMOI Kepri tersebut. Masyarakat berharap ada langkah konkret dan solusi nyata agar pelayanan kesehatan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait