Batam, JDNews.co.id – Kebakaran hebat yang menghanguskan Pasar Kuliner Mega Legenda, Kota Batam, pada Selasa (20/1) menjadi pengingat keras akan tingginya risiko kebakaran akibat material mudah terbakar, termasuk tumpukan palet kayu. Peristiwa tersebut memicu sorotan terhadap pengelolaan limbah palet oleh perusahaan-perusahaan di Batam yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.
Meski penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penelusuran, banyak pihak menilai bahwa keberadaan material kayu kering seperti palet, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi mempercepat dan memperluas kobaran api.
Oleh karena itu, pengelolaan limbah palet tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan sepele.
Perusahaan yang menghasilkan limbah palet kayu diminta untuk menjadikan peristiwa kebakaran di Mega Legenda sebagai pelajaran penting.
Limbah palet yang ditumpuk sembarangan, dibiarkan di ruang terbuka, atau tidak segera dikelola dinilai dapat menjadi sumber bahaya, baik bagi lingkungan maupun keselamatan masyarakat.
“Jangan sampai kejadian kebakaran sebesar ini terulang hanya karena kelalaian dalam mengelola limbah palet.
Perusahaan harus lebih bertanggung jawab,” ujar seorang warga setempat.
Peran Aparat dan Pemerintah Disorot
Selain tanggung jawab perusahaan, aparat penegak hukum dan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan dinas pemadam kebakaran juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan limbah palet kayu.
Limbah palet tidak dibuang sembarangan
Tidak ditumpuk di lokasi rawan kebakaran.
Dikelola oleh pihak yang memiliki izin
Tidak dibakar secara ilegal,
Langkah pencegahan dianggap jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
Palet kayu yang sudah tidak terpakai umumnya dalam kondisi kering dan mudah terbakar. Jika jumlahnya banyak dan berada di area terbuka, potensi kebakaran akan semakin besar, terlebih di kawasan dengan aktivitas padat.
Kasus kebakaran Pasar Kuliner Mega Legenda menjadi bukti nyata bahwa satu kelalaian kecil dapat berujung pada kerugian besar, baik secara ekonomi maupun sosial.
Pencegahan Harus Diutamakan
Masyarakat berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola limbah palet kayu di Batam. Transparansi, kepatuhan terhadap aturan, serta pengawasan yang konsisten dinilai sebagai kunci utama pencegahan.


