close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.8 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026

Fir’aun Bukan Sekadar Tokoh Sejarah, tetapi Watak yang Bisa Hidup pada Siapa Saja yang Lupa Diri Saat Berkuasa ‎

‎Batam, JDNews.co.id – Sosok Fir’aun selama ini dikenal sebagai simbol penguasa zalim dalam sejarah dan kisah keagamaan. Namun bagi sebagian kalangan pengamat sosial, Fir’aun tidak hanya dipahami sebagai tokoh masa lampau, melainkan sebagai gambaran watak kekuasaan yang bisa muncul kapan saja ketika seseorang lupa diri saat memegang jabatan. Senin (16/3/2026)

‎Watak tersebut sering digambarkan melalui sikap merasa paling benar, menutup diri dari kritik, serta menggunakan kekuasaan tanpa mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas.

‎Dalam banyak refleksi moral dan sosial, istilah “Fir’aun” kerap dijadikan pengingat bahwa kekuasaan dapat mengubah karakter seseorang jika tidak diiringi dengan kerendahan hati dan rasa tanggung jawab.

‎“Fir’aun bukan hanya cerita sejarah, tetapi juga cermin agar manusia tidak terjebak pada kesombongan kekuasaan,” ujar seorang pengamat yang menilai bahwa pesan moral dari kisah tersebut tetap relevan hingga hari ini.

‎Karena itu, berbagai pihak mengingatkan bahwa jabatan dan kekuasaan sejatinya adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

‎Kekuasaan yang dijalankan dengan bijak akan membawa keadilan dan kesejahteraan, sementara kekuasaan yang disertai kesombongan hanya akan menjadi peringatan buruk bagi generasi berikutnya.

‎Melalui refleksi ini, masyarakat diingatkan bahwa sejarah tidak sekadar untuk dikenang, tetapi juga untuk dipahami agar kesalahan yang sama tidak terus terulang.

‎Nilai moral dari kisah Fir’aun menjadi pengingat bahwa siapa pun yang memegang kekuasaan harus tetap menjaga sikap rendah hati, adil, serta terbuka terhadap nasihat dan kritik.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait