close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.4 C
Jakarta
Senin, Juni 22, 2026

Kadisdik Batam Bungkam, Muncul Desakan kepada Wali Kota Amsakar Ahmad untuk Mencopot Kepala Dinas Pendidikan yang Dinilai Mengarah pada Praktik Kolusi dan Nepotisme

Batam, JDNews.co.id – Polemik dugaan pelibatan unsur pendidikan dalam kegiatan pawai yang diwarnai orasi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir dan kini berkembang menjadi desakan agar Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, segera mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. Senin (22/6/2026)

‎Desakan tersebut muncul setelah Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam belum memberikan penjelasan resmi atas sejumlah pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan pengerahan unsur pendidikan dalam kegiatan tersebut.

‎Sikap bungkam yang dipertahankan justru dinilai semakin memperbesar ruang spekulasi dan menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di sektor pendidikan.

‎Sorotan masyarakat kini tidak lagi hanya tertuju pada pelaksanaan pawai, melainkan juga pada dugaan adanya kepentingan tertentu yang melatarbelakangi pelibatan struktur pendidikan dalam kegiatan yang sarat dengan pesan dukungan terhadap suatu program.

‎Di tengah polemik tersebut, muncul penilaian dan kekhawatiran publik yang mengarah pada potensi praktik kolusi dan nepotisme apabila nantinya terbukti terdapat hubungan, afiliasi, atau kepentingan tertentu yang berkaitan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

‎Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang.

‎Masyarakat pun menilai, diamnya pejabat publik dalam isu yang menyangkut marwah pendidikan justru dapat menggerus kepercayaan publik terhadap institusi yang dipimpinnya.

‎Sejumlah pihak meminta Wali Kota Batam tidak menunggu polemik ini semakin meluas dan segera mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan di Dinas Pendidikan Kota Batam.

‎”Apabila seorang pejabat tidak mampu memberikan klarifikasi terhadap persoalan yang menjadi perhatian publik dan justru membiarkan berbagai pertanyaan menggantung tanpa jawaban, maka evaluasi menjadi langkah yang wajar dilakukan demi menjaga kepercayaan masyarakat,” demikian salah satu pandangan yang berkembang di tengah masyarakat.

‎Publik juga menyoroti pentingnya menjaga dunia pendidikan agar tetap steril dari kepentingan apa pun di luar mandat utamanya, yaitu mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa.

‎Pertanyaan mendasar yang hingga kini belum terjawab pun terus bergulir.
‎Mengapa kepala sekolah dikumpulkan pada hari libur? Atas dasar apa unsur pendidikan dilibatkan? Siapa yang memberikan instruksi? Dan adakah kepentingan tertentu yang melatarbelakangi kegiatan tersebut?

‎Kini bola berada di tangan Pemerintah Kota Batam. Sikap dan langkah yang diambil Wali Kota Batam akan menjadi ujian nyata komitmen pemerintah dalam menjaga integritas birokrasi, netralitas pendidikan, serta menutup ruang bagi dugaan praktik kolusi, konflik kepentingan, dan nepotisme yang dapat mencederai kepercayaan publik.

‎Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya nama sebuah dinas, melainkan marwah dunia pendidikan Kota Batam dan kepercayaan masyarakat yang selama ini dibangun untuk melindungi masa depan anak-anak bangsa.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait