close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

33.6 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Direktur DPP IPM dan IPM Jateng Desak Kapolresta Surakarta Tindak Tegas Penyidik Kasus Kenji

JDNews.co.id, Surakarta- (27 Januari 2025) Direktur Eksekutif Harian DPP Indonesia Police Monitoring (IPM), PFS Parulian Hutahaean, bersama Direktur Eksekutif IPM Jawa Tengah, AD Anggoro, SE., SH., mendesak Kapolresta Surakarta, KBP (KombesPol) Catur Cahyono Wibowo, untuk bersikap tegas dalam menangani dugaan kebobrokan proses penyidikan kasus Kenji. Keduanya menyoroti berbagai indikasi pelanggaran prosedur yang terjadi sejak awal penanganan kasus ini.

“Dugaan maladministrasi dan penggandaan aduan dalam kasus Kenji menunjukkan ada kelemahan mendasar dalam kinerja beberapa penyidik. Kapolresta sebagai pejabat baru harus segera mengevaluasi dan menindak tegas penyidik yang terlibat,” ujar PFS Parulian Hutahaean.

Parulian menambahkan bahwa kejanggalan ini tidak hanya merugikan pihak terkait, tetapi juga berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Ia mendesak agar AKBP Catur Cahyono Wibowo melakukan audit menyeluruh terhadap proses penyidikan untuk memastikan keadilan ditegakkan.

“Sebagai pemimpin baru, ini adalah momen bagi Kapolresta untuk menunjukkan komitmen terhadap reformasi hukum dan transparansi. Jika ditemukan oknum yang lalai atau menyalahgunakan kewenangannya, mereka harus diberi sanksi tegas,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan oleh AD Anggoro, yang juga meminta Kapolresta untuk segera memeriksa ulang langkah-langkah penyidikan kasus Kenji. Menurutnya, dugaan maladministrasi ini mencakup banyak aspek, mulai dari lemahnya pengelolaan laporan hingga pengaburan fakta yang merugikan pihak tertentu.

“Masyarakat menantikan tindakan nyata dari Kapolresta. Jangan sampai kasus ini menjadi contoh buruk yang melemahkan kepercayaan publik terhadap hukum,” ujar AD Anggoro.

Hingga berita ini ditulis, pihak Polresta Surakarta belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan tersebut. Publik berharap AKBP Catur Cahyono Wibowo segera mengambil langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan ini secara transparan dan profesional.

(Penulis: Tim Jurnalistik)

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait