close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.6 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Sarang Burung Walet RI Makin Digemari, Ekspor ke China Naik 3,75%

JDNews.co.id – Indonesia kembali mencatat peningkatan ekspor sarang burung walet ke China. Data terbaru menunjukkan bahwa pada awal tahun ini, ekspor ke Negeri Tirai Bambu naik sebesar 3,75% dibanding periode sebelumnya. Peningkatan ini menegaskan bahwa permintaan sarang burung walet asal Indonesia terus tumbuh seiring dengan popularitasnya sebagai produk kesehatan premium di pasar internasional.

China merupakan salah satu pasar utama bagi sarang burung walet Indonesia. Produk ini sangat diminati karena diyakini memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kecantikan kulit, dan membantu pemulihan setelah sakit. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat China terhadap gaya hidup sehat, konsumsi sarang burung walet pun terus bertumbuh.

Menurut Asosiasi Peternak dan Pengusaha Sarang Burung Walet Indonesia, kenaikan ekspor ini juga didorong oleh upaya para eksportir dalam memenuhi standar ketat yang diberlakukan oleh pemerintah China. Saat ini, hanya perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi dari otoritas China yang diperbolehkan mengekspor ke negara tersebut. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang lolos sertifikasi, volume ekspor pun ikut terdongkrak.

Di dalam negeri, industri sarang burung walet menjadi salah satu sektor andalan dalam ekspor nonmigas. Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar di dunia dengan kapasitas produksi yang terus meningkat. Selain itu, pengusaha lokal semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas produk, baik dalam hal kebersihan maupun keamanan pangan, demi meningkatkan daya saing di pasar global.

Namun, meskipun ekspor terus meningkat, para pelaku usaha masih menghadapi tantangan, seperti fluktuasi harga dan kebijakan impor di negara tujuan. Oleh karena itu, pemerintah dan pelaku industri terus berupaya memperkuat daya saing dengan inovasi dalam budidaya, pengolahan, serta strategi pemasaran yang lebih agresif. Langkah-langkah ini diharapkan bisa memperluas pangsa pasar dan mempertahankan pertumbuhan ekspor yang positif.

Dengan prospek yang menjanjikan, bisnis sarang burung walet di Indonesia diyakini akan terus berkembang. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku usaha, menjadi kunci untuk mempertahankan tren positif ini. Jika dikelola dengan baik, industri ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi peternak dan eksportir di Tanah Air.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait