close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.1 C
Jakarta
Jumat, April 17, 2026

Produktivitas Petani Meningkat, Produksi Padi 2025 Lampaui Target

JDNews.co.id – Produktivitas petani di berbagai daerah mengalami peningkatan signifikan sepanjang awal tahun 2025. Hal ini terlihat dari capaian produksi padi nasional yang berhasil melampaui target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Berdasarkan data sementara dari Badan Pusat Statistik (BPS), hingga akhir Maret 2025, produksi padi nasional telah mencapai 18,5 juta ton gabah kering giling (GKG), melebihi target triwulan pertama sebesar 17 juta ton.

Peningkatan ini tidak lepas dari berbagai faktor pendukung, mulai dari cuaca yang relatif bersahabat, penggunaan benih unggul, hingga ketersediaan pupuk yang lebih merata. Pemerintah juga memperluas program pendampingan kepada petani melalui penyuluh lapangan, yang terbukti meningkatkan keterampilan dan efisiensi kerja para petani di lapangan.

Di beberapa daerah sentra produksi seperti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat, petani mengaku panen lebih cepat dan hasil yang didapat lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. “Kalau tahun lalu satu hektare dapat 5 ton, sekarang bisa sampai 6,5 ton,” ujar Sutarno, petani di Klaten, Jawa Tengah. Kenaikan hasil panen ini tentunya berdampak langsung pada pendapatan petani yang ikut meningkat.

Kementerian Pertanian menyampaikan apresiasinya kepada para petani dan seluruh pihak yang telah mendukung peningkatan produksi padi nasional. Menteri Pertanian, dalam keterangan persnya, mengatakan bahwa capaian ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan nasional bisa diwujudkan dengan kerja bersama. “Kita buktikan bahwa petani Indonesia bisa mandiri dan produktif,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemerintah tengah mempersiapkan langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani, agar tidak anjlok di tengah lonjakan produksi. Bulog dan BUMN pangan lainnya telah diminta menyerap gabah hasil panen secara maksimal, agar stok nasional tetap aman dan petani tetap diuntungkan.

Keberhasilan ini menjadi angin segar di tengah tantangan global terkait krisis pangan. Dengan produksi padi yang melampaui target, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga membuka peluang ekspor ke negara tetangga yang mulai mengalami kekurangan pasokan beras.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait