close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

33.3 C
Jakarta
Rabu, April 22, 2026

Produksi Beras Tembus 1,5 Juta Ton, Menko Pangan: Indonesia Bebas Impor hingga 2026!

JDNews.co.id – Kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian nasional. Pemerintah mengumumkan bahwa produksi beras dalam negeri telah menembus angka 1,5 juta ton pada kuartal pertama 2025. Pencapaian ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, yang optimistis Indonesia tidak perlu mengimpor beras hingga dua tahun ke depan.

“Stok beras kita sangat mencukupi. Dengan tren panen raya dan dukungan cuaca yang relatif bersahabat, produksi nasional diproyeksikan stabil bahkan meningkat. Ini membuat kita tak lagi tergantung pada impor setidaknya hingga 2026,” ujar Menko Pangan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/4).

Menurut data Badan Pangan Nasional, capaian produksi ini didorong oleh optimalisasi lahan pertanian di beberapa sentra produksi seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Selain itu, penggunaan bibit unggul dan pola tanam modern turut meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan juga diperkuat dengan distribusi pupuk subsidi yang lebih merata serta pemberian insentif bagi petani yang konsisten memproduksi gabah berkualitas. Selain mengurangi beban biaya produksi, kebijakan ini dinilai efektif dalam menjaga semangat petani di tengah fluktuasi harga.

Dengan stok beras yang melimpah, pemerintah memastikan harga di tingkat konsumen tetap stabil. “Kami terus pantau agar harga di pasar tetap terjangkau. Ini penting agar keberhasilan produksi juga dirasakan masyarakat luas,” tambah Menko Pangan. Ia juga menegaskan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) dalam posisi aman untuk menghadapi potensi gejolak pangan global.

Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi upaya Indonesia mewujudkan kemandirian pangan. Meski tantangan ke depan masih ada, terutama terkait perubahan iklim dan distribusi, pemerintah yakin dengan kolaborasi lintas sektor dan peran aktif petani, cita-cita Indonesia swasembada beras bisa tercapai secara berkelanjutan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait