Batam, JDNews.co.id – Semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman terasa begitu kental dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) bersama Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) di Pondok Pesantren Al Muhibbien, Kecamatan Sagulung,Kota Batam, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadan ini menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antara insan pers, para alumni, santri, serta tokoh masyarakat yang hadir. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kebersamaan untuk memperkuat komitmen dalam memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWMOI Provinsi Kepulauan Riau yang juga menjabat sebagai Ketua IKA Unand Kepri, Dr. (C). Hendri, S.Si., M.E., didampingi pengurus Pondok Pesantren Al Muhibbien, Khairudin, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Khairudin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai kebersamaan tersebut. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga kebersamaan yang terjalin pada kesempatan ini membawa keberkahan bagi kita semua. Harapan kita ke depan, kita bisa terus istiqomah dalam memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat Kepulauan Riau. Ramadan ini hendaknya menjadi momentum untuk terus menegakkan amar ma’ruf nahi munkar,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PWMOI Kepri Dr. (C). Hendri, S.Si., M.E. menegaskan bahwa peran insan pers tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai kebenaran di tengah kehidupan masyarakat.
Ia menilai, melalui pemberitaan yang jujur, berimbang, dan berpihak kepada kepentingan rakyat, pers dapat menjadi bagian dari gerakan moral untuk mengajak masyarakat kepada kebaikan.
“Ramadan adalah bulan yang penuh pelajaran bagi kita semua. Ini adalah waktu untuk memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam menyuarakan kebenaran. Pers harus hadir sebagai penyambung suara rakyat sekaligus pengingat agar masyarakat tetap berada di jalan yang benar,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan tausiyah singkat yang mengingatkan tentang makna Ramadan sebagai bulan penuh rahmat, ampunan, dan kesempatan bagi setiap umat untuk meningkatkan keimanan serta memperkuat persaudaraan.
Menjelang azan Magrib, para peserta bersama-sama memanjatkan doa agar Ramadan membawa keberkahan, kedamaian, dan kekuatan bagi masyarakat Kepulauan Riau untuk terus menjaga persatuan serta menebarkan kebaikan.
Suasana penuh kehangatan kemudian terasa saat seluruh peserta berbuka puasa bersama, mencerminkan indahnya kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan.


