close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27 C
Jakarta
Kamis, April 16, 2026

Dukung Pelestarian dan Inovasi, Dana Indonesiana 2025 Kucurkan Ratusan Miliar untuk Budaya

JDNews.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali mengucurkan Dana Indonesiana pada tahun 2025. Dana abadi kebudayaan yang jumlahnya mencapai ratusan miliar rupiah ini ditujukan untuk mendukung pelestarian, pengembangan, dan inovasi di sektor budaya di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi bentuk nyata komitmen negara dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan seni dan kebudayaan nasional. Tidak hanya berfokus pada pelestarian tradisi, Dana Indonesiana juga memberi ruang bagi seniman dan pelaku budaya untuk berinovasi, menciptakan karya-karya baru yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal.

Pada 2025, skema pendanaan ini mencakup berbagai sektor kebudayaan, mulai dari seni pertunjukan, seni rupa, perfilman, hingga pelestarian benda cagar budaya dan manuskrip kuno. Pemerintah juga membuka akses lebih luas kepada komunitas, lembaga adat, hingga individu pelaku budaya untuk mengajukan proposal dan mendapatkan dukungan dana.

Proses seleksi tetap dilakukan secara ketat dan transparan oleh tim kurator independen yang berasal dari berbagai disiplin ilmu kebudayaan. Hal ini untuk memastikan bahwa dana benar-benar jatuh ke tangan pihak yang berkompeten dan proyek-proyek yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Selain dukungan finansial, Dana Indonesiana juga akan memberikan pendampingan teknis, pelatihan, dan publikasi hasil karya agar dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Pemerintah berharap ekosistem budaya Indonesia semakin kuat, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan jati diri.

Dengan keberlanjutan Dana Indonesiana, pelestarian budaya tak lagi hanya menjadi tugas generasi tua, tetapi menjadi panggilan bersama lintas usia. Negara hadir bukan hanya sebagai penyokong dana, tetapi juga sebagai fasilitator kemajuan budaya yang hidup, dinamis, dan berkelanjutan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait