close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.8 C
Jakarta
Minggu, Februari 15, 2026

Mangrove Dapur 12 Ditimbun, Pelabuhan Tikus Diduga Tak Berizin , BP Batam dan Penegak Hukum Didesak Bertindak ‎

Batam, JDNews.co.id – Sorotan publik mengarah ke sebuah pelabuhan tikus di kawasan Dapur 12, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Lokasi yang telah lama dikenal sebagai pelabuhan tidak resmi itu kini kembali memantik perhatian setelah muncul dugaan aktivitas reklamasi dan penimbunan hutan mangrove tanpa izin.
‎Di lapangan, perubahan kondisi pesisir terlihat jelas. Sabtu (14/2/2026)

‎Area yang diduga merupakan kawasan mangrove perlahan ditimbun, mengubah bentang alam tanpa kejelasan legalitas. Tidak ditemukan papan proyek maupun informasi perizinan, memperkuat dugaan bahwa aktivitas tersebut berjalan di luar koridor hukum.

‎Walau belum tampak aktivitas bongkar muat, keberadaan pelabuhan tikus yang tetap aktif bersamaan dengan proses reklamasi menimbulkan kecurigaan lebih luas. Publik menilai, penimbunan ini bukan aktivitas biasa, melainkan bagian dari pengembangan yang patut diawasi secara serius.

‎Mangrove sendiri memiliki fungsi krusial sebagai pelindung alami pesisir dan penyangga ekosistem laut. Kerusakan pada kawasan ini bukan hanya berdampak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kehidupan masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

‎Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media di lokasi tidak membuahkan hasil. Para sopir dan pekerja memilih diam dan enggan memberikan informasi terkait siapa pihak yang bertanggung jawab. Identitas pemilik maupun pengelola pelabuhan tikus tersebut masih menjadi tanda tanya.

‎Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengawasan di wilayah tersebut. Aktivitas yang berlangsung terbuka namun tanpa kejelasan izin dinilai tidak seharusnya luput dari perhatian otoritas.

‎Desakan pun menguat agar aparat penegak hukum serta BP Batam segera turun tangan. Pemeriksaan lapangan hingga penelusuran legalitas diminta dilakukan secara transparan dan menyeluruh.

‎Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang. Publik menunggu langkah tegas untuk memastikan apakah aktivitas ini sah atau justru menjadi contoh nyata praktik ilegal yang dibiarkan berlangsung.

Berita Terpopuler

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

Ketua HMI MPO Cabang Batam Soroti Pembiaran Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Dinilai Gagal

JDNews.co.id, Batam – Ketua Umum HMI MPO Cabang Batam Madani, Bachtiar Hadi, dengan tegas menyoroti semakin masifnya peredaran rokok ilegal di Kota Batam. Rokok...

Demo Siswa di Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji: ‘Kembalikan Guru Kami’, Guru Mogok Akibat Kesejahteraan yang Terabaikan

JDNews.com, Batam – Kompleks Muhammadiyah ASEAN Batu Aji menjadi saksi demo dari ratusan siswa Muhammadiyah yang menuntut kehadiran kembali guru-guru mereka yang mogok mengajar....

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait