close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.9 C
Jakarta
Kamis, Juli 16, 2026

‎Belum Lama Ditutup Ditpam BP Batam, Cut and Fill Tanjung Uncang Kembali Beroperasi dan Menjadi Sorotan

Batam,JDNews.co.id – Ketegasan Ditpam BP Batam menghentikan aktivitas cut and fill di kawasan sekitar Masjid Arraudah, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, kini kembali dipertanyakan. Belum lama setelah lokasi tersebut dihentikan, aktivitas alat berat kembali terlihat beroperasi sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan aturan. Kamis (16/7/2026)

‎Sebelumnya, Ditpam BP Batam meminta seluruh pekerjaan dihentikan hingga seluruh legalitas dan perizinan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Namun fakta di lapangan menunjukkan aktivitas kembali berjalan sehingga memicu sorotan baru.

‎Saat dikonfirmasi, pria yang akrab disapa Hemboy mengakui dirinya merupakan pihak yang mengelola lokasi tersebut. Namun ketika ditanya apakah kegiatan yang kembali berjalan telah mengantongi izin dari BP Batam, ia tidak memberikan jawaban tegas. Pertanyaan mengenai legalitas justru dialihkan ke persoalan lain.

‎”Bilang aja sama Lobe, lae. Seharusnya dia punya rasa bersyukur. Dia sudah pernah makan dan menafkahi anak dan istrinya kerja di lokasi masjid itu. Tak ada asap kalau tak ada bara api, lae. Kita cukup paham lingkaran setan di lapangan,” ujarnya.

‎Pernyataan itu tidak menjawab substansi mengenai izin operasional yang menjadi perhatian. Bungkamnya jawaban mengenai legalitas justru menambah tanda tanya apakah aktivitas tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan yang diwajibkan sebelum kembali beroperasi.

‎Menanggapi pernyataan tersebut, Pak Lobe membantah narasi yang disampaikan Hemboy. Ia menegaskan dirinya tidak pernah melupakan pihak yang pernah bekerja sama dengannya, namun menilai pernyataan tersebut tidak tepat.

‎”Kalau dia bilang pernah kasih makan istri dan anak saya, saya juga bisa bilang dia bisa punya mobil, punya aset, bahkan berangkat umrah karena dulu kami sama-sama bekerja di lokasi itu. Kalau kami tidak masuk ke sana waktu itu, mana ada semua itu. Bilang sama Bos Hemboy, saya orang yang selalu pandai bersyukur. Tapi dia juga harus bersyukur. Sejak saya bergabung, aset dia justru bertambah,” tegas Pak Lobe.

‎Di luar saling balas pernyataan tersebut, perhatian utama tetap tertuju pada kembali beroperasinya lokasi yang sebelumnya telah dihentikan Ditpam BP Batam.

‎Kondisi ini memunculkan pertanyaan yang layak dijawab oleh pihak berwenang apakah lokasi tersebut kini telah mengantongi seluruh izin yang dipersyaratkan, atau aktivitas kembali berjalan tanpa kepastian hukum yang jelas?

‎Apabila sebuah lokasi dapat kembali beroperasi dalam waktu singkat setelah dilakukan penghentian, efektivitas pengawasan tentu menjadi sorotan.

‎BP Batam diharapkan tidak hanya melakukan penutupan sementara, tetapi juga memastikan pengawasan berlangsung secara konsisten serta mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

‎Penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci agar tidak muncul kesan bahwa penghentian aktivitas hanya bersifat sementara tanpa memberikan kepastian hukum maupun efek jera.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait