close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.7 C
Jakarta
Minggu, Mei 17, 2026

Polda NTB Ungkap 116 Kasus Narkoba hingga September 2024

JDNews.co.id, Mataram, NTB – Dalam konferensi pers yang diadakan pada Rabu, 23 Oktober 2024, Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., menyatakan keprihatinannya terhadap meningkatnya peredaran narkoba di wilayah NTB. Informasi dari berbagai sumber menunjukkan bahwa penyebaran narkoba semakin mengkhawatirkan.

“Saya sangat resah mendengar laporan mengenai maraknya peredaran narkoba di NTB,” ujarnya.

Sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba, Kapolda NTB berkomitmen untuk menjalankan instruksi tersebut. “Ini adalah tugas kami, dan kami akan melaksanakannya,” tegasnya.

Kapolda juga menjelaskan bahwa Polda NTB sedang menyusun strategi untuk menangani masalah ini. Hingga kini, mereka telah menyelesaikan 116 kasus narkoba, melebihi target 73 kasus yang ditetapkan oleh Mabes Polri.

“Modus operandi peredaran narkoba semakin canggih, menggunakan jasa pengiriman dan transaksi online,” tambahnya. Ia juga mengimbau orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi anak-anak mereka yang menggunakan internet.

Kapolda NTB mengingatkan bahwa negara memberikan kesempatan bagi pelanggar narkoba untuk menyerahkan diri dan menjalani rehabilitasi. “Lebih baik rehabilitasi daripada ditangkap,” jelasnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Dedy Supriyadi, M.I.K., mengungkapkan bahwa pada September 2024, mereka berhasil mengungkap tujuh kasus dengan sepuluh tersangka, termasuk residivis.

Salah satu kasus mencolok adalah penangkapan seorang tersangka yang memesan ganja lewat Instagram. Kasus lainnya melibatkan pemuda yang membawa hampir 5 kilogram sabu dan ribuan butir ekstasi, yang diduga akan diedarkan saat MotoGP.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Mohammad Kholid, S.I.K., menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen Polda NTB dalam memberantas narkoba. “Ini adalah prestasi luar biasa. Polda NTB tidak pandang bulu dalam penanganan narkoba,” ujarnya.(Ali Islami)

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait