close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.8 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026

Kejaksaan Tinggi Kepri Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024 di Tanjung Pinang

JDNews.co.id, Tanjung Pinang – Kejaksaan Tinggi Kepri (Kejati Kepri) merayakan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024 dengan mengadakan upacara khidmat di Aula Sasana Baharuddin Lopa pada Senin, 9 Desember 2024.

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin oleh Kepala Kejati Kepri, Teguh Subroto, S.H., M.H., dan dihadiri oleh seluruh jajaran Kejati Kepri, termasuk para Asisten, Kabag TU, Koordinator, Kasi/Kasubbag, serta pegawai lainnya.

Tema Hakordia 2024, “Bersama Melawan Korupsi Untuk Indonesia Maju,” sejalan dengan visi pembangunan Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung Republik Indonesia menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam memberantas korupsi sebagai bagian dari reformasi politik, hukum, dan birokrasi. Korupsi dianggap sebagai ancaman serius yang merusak pilar bangsa dan menghambat pencapaian keadilan dan kemakmuran masyarakat.

Data terbaru dari Transparency International menunjukkan bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia stagnan di skor 34, dengan peringkat global menurun dari 110 menjadi 115. Hal ini menjadi peringatan bahwa perilaku koruptif masih mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, dan politik.

Kejaksaan Republik Indonesia menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. Kajati Kepri menyampaikan bahwa keberhasilan dalam upaya ini memerlukan langkah sistemik, sinergi antar aparat hukum, dan perbaikan sistem secara menyeluruh.

Upaya pemberantasan korupsi juga mencakup penguatan kelembagaan melalui undang-undang baru serta pembentukan Badan Pemulihan Aset untuk memaksimalkan pengembalian kerugian negara.

Jaksa Agung menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme jaksa dalam menghadapi kejahatan kerah putih, terutama di era digital, di mana aset korupsi tidak hanya berbentuk fisik tetapi juga digital. Penegakan hukum yang holistik dan integratif menjadi kunci dalam pemberantasan korupsi, dengan penekanan pada menjaga integritas moral aparat hukum untuk mencegah celah yang dimanfaatkan oleh koruptor.

Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan dan penindakan, menciptakan lingkungan bebas korupsi di semua sektor.

Upacara diakhiri dengan doa bersama, mencerminkan semangat untuk menciptakan bangsa yang bersih dari korupsi. Kajati Kepri berharap momentum Hakordia ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam gerakan anti korupsi.

Kejaksaan berkomitmen untuk menjadi teladan yang konsisten dalam upaya membangun Indonesia tanpa korupsi. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan kembali tekad bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik demi kemajuan bangsa Indonesia.

Ali islami

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait