close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.2 C
Jakarta
Minggu, April 26, 2026

Trik Sederhana Agar Keripik Bawang Tetap Gurih dan Tidak Keras

JDNews.co.id – Keripik bawang adalah camilan yang banyak digemari karena rasanya yang gurih dan renyah. Namun, sering kali hasil akhirnya justru keras atau cepat melempem. Padahal, dengan beberapa trik sederhana, Anda bisa mendapatkan keripik bawang yang tetap renyah dan gurih lebih lama. Kunci utamanya terletak pada pemilihan bahan, cara mengolah, serta teknik penyimpanan yang tepat.

Pertama, gunakan tepung yang tepat dalam komposisi yang seimbang. Campuran tepung terigu dan tepung tapioka atau tepung maizena akan menghasilkan tekstur yang lebih renyah. Tepung tapioka atau maizena membantu mengurangi kekerasan pada keripik, sehingga hasilnya lebih ringan dan garing saat digigit. Jangan lupa, tambahkan sedikit baking powder agar adonan lebih mengembang dan tidak keras setelah digoreng.

Kedua, perhatikan cara menggorengnya. Gunakan minyak yang benar-benar panas sebelum memasukkan adonan agar keripik matang merata dan tidak menyerap terlalu banyak minyak. Gunakan api sedang supaya keripik tidak cepat gosong di luar tetapi masih kurang matang di dalam. Setelah digoreng, tiriskan dengan baik menggunakan tisu dapur atau saringan agar minyak berlebih tidak membuat keripik cepat melempem.

Ketiga, pastikan adonan tidak terlalu tebal. Giling adonan hingga cukup tipis agar hasilnya lebih renyah. Ketebalan yang pas akan membuat keripik lebih cepat matang tanpa menjadi keras. Selain itu, tambahkan sedikit mentega atau margarin ke dalam adonan untuk memberi kelembutan dan rasa gurih yang lebih enak.

Terakhir, penyimpanan juga sangat penting untuk menjaga kerenyahan keripik bawang. Setelah dingin, simpan dalam wadah kedap udara dan pastikan tidak terkena udara lembap. Jika perlu, tambahkan silica gel atau bungkus dalam plastik ziplock agar lebih tahan lama. Dengan trik sederhana ini, keripik bawang buatan Anda akan tetap gurih, renyah, dan tahan lebih lama tanpa kehilangan rasa lezatnya.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait