close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.8 C
Jakarta
Kamis, April 2, 2026

Demi Sukses SNBT, Jurusan IPA-IPS-Bahasa Bakal Kembali Jadi Andalan di SMA

JDNews.co.id – Penerapan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebagai jalur masuk utama ke perguruan tinggi negeri membuat banyak sekolah menengah atas (SMA) mulai meninjau kembali struktur kurikulumnya. Salah satu dampaknya adalah bangkitnya kembali peran jurusan IPA, IPS, dan Bahasa sebagai penentu arah belajar siswa sejak awal. Banyak pihak menilai, pengelompokan jurusan bisa membantu siswa lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi SNBT yang sangat kompetitif.

Meski Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih mata pelajaran lintas jurusan, pada praktiknya banyak sekolah mulai “menertibkan” kembali pilihan siswa. Alasannya sederhana: pemetaan jurusan membuat pembinaan dan bimbingan belajar lebih terarah. Misalnya, siswa jurusan IPA bisa lebih fokus pada soal-soal SNBT berbasis sains dan kuantitatif, sementara jurusan IPS dapat memperdalam materi sosial, ekonomi, dan geografi.

“Sekolah kami kembali menerapkan jurusan karena hasil evaluasi tahun lalu menunjukkan siswa lebih siap menghadapi SNBT ketika mereka belajar dalam kelompok yang homogen,” ujar Wahyu Nugroho, Kepala SMA Negeri di Yogyakarta. Ia menyebut, pendampingan intensif lebih mudah dilakukan saat siswa memiliki minat dan kemampuan yang relatif sejalan.

Tak hanya sekolah negeri, tren serupa juga mulai terlihat di sekolah swasta. Beberapa sekolah bahkan menyusun ulang strategi akademik mereka dengan membuka kelas khusus persiapan SNBT berdasarkan rumpun ilmu. Bimbingan belajar di luar sekolah pun mengikuti pola yang sama, dengan membuka kelas intensif IPA, IPS, dan Bahasa.

Namun, tidak sedikit pula kalangan yang mengingatkan agar pengelompokan ini tidak dilakukan secara kaku. Psikolog pendidikan Rina Mardiana menekankan pentingnya tetap memberi ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi minatnya. “Jurusan bisa membantu memfokuskan belajar, tapi jangan sampai mengunci potensi anak yang sebenarnya multidimensi,” katanya.

Ke depan, tantangan dunia pendidikan menengah adalah bagaimana menyeimbangkan antara kebebasan memilih pelajaran ala Kurikulum Merdeka dengan kebutuhan pragmatis dalam menghadapi SNBT. Jika dijalankan dengan bijak, pengembalian sistem jurusan bisa menjadi solusi strategis, bukan langkah mundur. Yang terpenting, siswa tetap menjadi pusat dari seluruh proses pendidikan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait