close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

34.7 C
Jakarta
Selasa, April 21, 2026

Mei Jadi Bulan Paling Santai 2025? Long Weekend Tiga Kali, Kerja Jadi Selipan!

JDNews.co.id – Bulan Mei 2025 sepertinya akan jadi bulan paling ditunggu-tunggu oleh banyak pekerja. Pasalnya, di bulan kelima ini akan ada tiga kali long weekend yang siap membuat para karyawan bisa bernapas lega. Libur panjang berturut-turut membuat suasana kerja terasa seperti jeda di tengah liburan, bukan sebaliknya.

Long weekend pertama hadir pada awal bulan, tepatnya 1 Mei yang jatuh pada Kamis sebagai Hari Buruh Nasional. Pemerintah menetapkan cuti bersama pada Jumat, 2 Mei, sehingga Sabtu dan Minggu jadi paket komplet empat hari libur. Belum sempat kembali sepenuhnya ke ritme kerja, long weekend kedua sudah menanti.

Libur panjang kedua jatuh pada perayaan Kenaikan Isa Almasih, Kamis 29 Mei. Lagi-lagi pemerintah menetapkan cuti bersama pada Jumat, 30 Mei. Jadilah akhir Mei kembali dihiasi libur empat hari. Dan di antara kedua momen itu, ada pula Hari Raya Waisak pada Kamis, 15 Mei. Meski tak diikuti cuti bersama, banyak pekerja yang mengambil inisiatif cuti sehari untuk kembali menikmati long weekend.

Dengan ritme libur seperti ini, tak heran jika banyak orang berseloroh bahwa di bulan Mei kerja hanyalah “selipan” di antara liburan. Kantor jadi terasa lebih lengang, ruang rapat pun lebih sepi dari biasanya. Banyak perusahaan bahkan mengantisipasi dengan menyederhanakan agenda atau menyesuaikan tenggat proyek.

Fenomena ini bukan hanya soal liburan, tapi juga mencerminkan pentingnya keseimbangan antara kerja dan istirahat. Banyak pekerja memanfaatkan momen ini untuk pulang kampung, staycation, atau sekadar mengisi energi agar siap menghadapi bulan-bulan padat setelahnya. Tak sedikit pula yang menjadikan Mei sebagai “bulan healing nasional”.

Jadi, kalau kamu merasa bulan ini kerja terasa ringan dan hati lebih lapang, kamu tidak sendirian. Mei 2025 memang bulan yang istimewa bukan karena banyak tugas, tapi karena banyak jeda. Selamat menikmati, karena setelah ini, kita akan kembali ke rutinitas penuh tanpa banyak “bonus” hari libur.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait