close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.3 C
Jakarta
Senin, April 20, 2026

Hijaukan Negeri, PLN Nusantara Power Dorong Revolusi Energi Lewat Skema Karbon

JDNews.co.id – Upaya menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan terus digaungkan oleh PLN Nusantara Power (PLN NP). Melalui program bertajuk Hijaukan Negeri, anak perusahaan PT PLN (Persero) ini mengambil langkah nyata dalam mendorong revolusi energi bersih, salah satunya dengan menerapkan skema perdagangan karbon atau carbon trading. Skema ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menekan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam Paris Agreement dan target Net Zero Emissions 2060.

Skema karbon yang diterapkan PLN NP memungkinkan perusahaan pembangkit listrik untuk menghitung, mengurangi, dan memperdagangkan emisi karbon yang berhasil ditekan. Melalui pendekatan ini, unit pembangkit yang berhasil menurunkan emisi di bawah batas yang ditetapkan dapat menjual kelebihannya kepada unit lain yang belum mencapai target. Sistem ini bukan hanya menciptakan insentif ekonomi, tapi juga mendorong inovasi teknologi rendah karbon di sektor energi.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kewajiban lingkungan, melainkan peluang bisnis baru di era transisi energi. “Kami melihat karbon bukan hanya sebagai tantangan, tapi juga sebagai aset yang bisa dikelola secara profesional. Dengan skema ini, perusahaan pembangkit bisa tetap kompetitif dan sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan pers.

Selain skema karbon, PLN NP juga terus memperluas portofolio pembangkit berbasis energi terbarukan, seperti PLTS, PLTA, dan biomassa. Beberapa proyek pilot telah berjalan di berbagai wilayah, termasuk pemanfaatan co-firing biomassa di pembangkit batubara serta pengembangan energi surya di daerah terpencil. Semua ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih dan tangguh.

Program Hijaukan Negeri sendiri tidak hanya berhenti di tingkat korporasi. PLN NP juga mengajak masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku industri untuk berkolaborasi. Edukasi publik tentang pentingnya transisi energi dan penggunaan listrik hijau terus digencarkan, termasuk melalui kampanye digital dan gerakan tanam pohon di area kritis. Dengan melibatkan banyak pihak, perusahaan berharap kesadaran kolektif bisa tumbuh lebih cepat.

Langkah PLN Nusantara Power ini menjadi contoh konkret bagaimana sektor energi nasional bisa memainkan peran penting dalam penanggulangan krisis iklim. Di tengah tantangan global dan kebutuhan energi yang terus meningkat, skema karbon dan pengembangan energi hijau menjadi bukti bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait