close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.7 C
Jakarta
Senin, April 20, 2026

Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Tanjungpinang

JDNews.co.id, Tanjungpinang, 1 September 2025 — Ratusan mahasiswa dari berbagai daerah di Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri. Aksi ini melibatkan Aliansi Cipayung Plus Kepri, Aliansi Mahasiswa Kepri, dan Aliansi BEM Tanjungpinang-Bintan.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kepri mengeluarkan surat instruksi untuk aksi tersebut, yang diikuti oleh tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI: DPC GMNI Tanjungpinang-Bintan, DPC GMNI Batam, dan DPC GMNI Lingga.

Dengan tema “Kepri Menggugat, Selamatkan Indonesia,” demonstrasi ini mencerminkan kecemasan mahasiswa terhadap kondisi politik nasional dan ketidakpuasan terhadap respons pemerintah dalam menangani isu sosial yang berkembang.

Ketua DPD GMNI Kepri, Heri Purba, menekankan bahwa aksi ini adalah tanggapan terhadap klaim sepihak yang mengatasnamakan mahasiswa Kepri. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi.

“Massa aksi membawa 13 tuntutan utama kepada DPRD Kepri,” kata Heri, mencakup isu-isu seperti dukungan untuk RUU Perampasan Aset, evaluasi penanganan aksi massa, dan reformasi institusi Polri.

Sekretaris DPC GMNI Lingga, Said Farhan, menekankan bahwa kehadiran mereka mewakili aspirasi rakyat Lingga yang sering diabaikan. Ketua DPC GMNI Tanjungpinang-Bintan, Gabriel Renaldi Hutauruk, juga mengkritisi kurangnya perhatian anggota DPR RI dari Kepri terhadap masyarakat kepulauan.

Sementara itu, Alwie Djaelani, Ketua DPC GMNI Batam, memilih untuk berangkat ke Tanjungpinang untuk menyampaikan aspirasi di DPRD Provinsi sesuai instruksi DPD GMNI Kepri.

Aksi ini menunjukkan konsolidasi yang kuat antar DPC GMNI dan merupakan bentuk penolakan terhadap klaim yang tidak mewakili suara mahasiswa Kepri.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait