close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.9 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Peran Penting Indonesia dalam Menjaga Wilayah Laut, Kemenhub Sosialisasikan UNCLOS 1982

JDNews.co.id, JakartaSebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlanjutan dan keamanan wilayah perairannya. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menekankan pentingnya penerapan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 sebagai instrumen kunci dalam pengelolaan laut Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi, menjelaskan dalam acara sosialisasi UNCLOS yang diadakan di Hotel Aryaduta, Menteng, pada Senin (14/10), bahwa konvensi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia. “Melalui penerapan UNCLOS, kita dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam laut, sekaligus melindungi ekosistem dari kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas manusia,” ujar Antoni.

Dengan meratifikasi UNCLOS melalui UU No. 17 Tahun 1985, Indonesia dapat mengklaim Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) hingga 200 mil laut dari garis dasar, memberikan hak eksklusif untuk mengeksplorasi sumber daya alam. Namun, Antoni menambahkan bahwa tantangan ke depan meliputi kejahatan transnasional dan perubahan iklim yang mempengaruhi batas maritim. “Pemerintah perlu menyiapkan strategi dan kebijakan adaptif untuk menghadapi tantangan ini,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Kenavigasian Capt. Budi Mantoro menambahkan, “Kami berharap masyarakat, pelaku pelayaran, hingga akademisi memahami pentingnya UNCLOS dan mendukung implementasinya demi keselamatan dan keamanan perairan Indonesia.” Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri, akademisi, serta asosiasi terkait.

KEPALA BAGIAN ORGANISASI DAN HUMAS DITJEN PERHUBUNGAN LAUT

AYU KHARIZSA
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Kementerian Perhubungan
Jl. Medan Merdeka Barat No. 8, Jakarta Pusat

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait