close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.9 C
Jakarta
Jumat, April 17, 2026

Empat Wartawan Jadi Korban Kekerasan Brutal di Sijunjung oleh Mafia Ilegal

JDNews.co.id, Sijunjung, Sumbar – Tindakan kriminal yang keji menimpa empat wartawan media online saat menjalankan tugas jurnalistik di Tanjung Lolo, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Kamis hingga Jumat dini hari (13–14 Maret 2025). Mereka menjadi korban perampokan, penganiayaan, penyekapan, dan pemerasan oleh sekelompok pelaku yang diduga kuat merupakan mafia BBM subsidi dan tambang emas ilegal.

Identitas Korban

Wartawan yang menjadi korban tersebut adalah:

  • Suryani (Nusantararaya.com)
  • Jenni (Siagakupas.com)
  • Safrizal (Detakfakta.com)
  • Hendra Gunawan (Mitrariau.com)

Mereka diduga diserang setelah mengungkap praktik ilegal yang melibatkan tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin serta tambang emas yang dikelola oleh Wali Korong Tanjung Lolo.

Serangkaian Kekerasan

Para wartawan mengalami kekerasan yang tidak berperikemanusiaan. Mereka dirampok, diintimidasi, dan dianiaya secara bergantian. Barang-barang berharga mereka, termasuk dua unit laptop, ponsel, dan perlengkapan lainnya, dijarah habis-habisan. Jenni nyaris menjadi korban pelecehan seksual, diancam untuk ditelanjangi oleh para pelaku.

Suryani mengungkapkan bahwa mereka tidak hanya dipukuli tetapi juga diancam akan dibakar hidup-hidup. “Mereka sudah menyiapkan bensin 30 liter,” ujarnya.

Pemerasan dan Ancaman

Setelah penyiksaan, para wartawan disekap dan dipaksa membayar uang tebusan sebesar Rp20 juta. Karena keterbatasan dana, mereka hanya bisa mengumpulkan Rp10 juta, yang dikirim oleh rekan mereka, Aris Tambunan. Namun, meskipun uang telah ditransfer, penyiksaan tetap berlanjut.

Suryani bahkan dipaksa pergi ke ATM untuk menarik sisa uang secara bertahap. Para pelaku kemudian menantang mereka untuk melapor ke pihak berwenang dengan ancaman akan menghabisi mereka jika laporan tersebut viral.

Dampak dan Harapan

Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi kebebasan pers dan keamanan jurnalis di Indonesia. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari aparat terkait. Para korban berharap ada tindakan tegas terhadap para pelaku agar kasus ini tidak dibiarkan begitu saja.

Peristiwa ini semakin memperjelas keberadaan mafia BBM subsidi dan tambang ilegal yang beroperasi dengan kebrutalan yang mengerikan. Tindakan keji terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugasnya adalah serangan terhadap kebebasan pers yang harus segera diusut tuntas.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait