close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.9 C
Jakarta
Kamis, April 16, 2026

Proyek Rp10 Triliun Lebih: Tol Malang-Kepanjen Siap Dukung Pertumbuhan Kawasan Selatan

JDNews.co.id – Pemerintah resmi mengumumkan pembangunan Tol Malang-Kepanjen, sebuah proyek infrastruktur strategis dengan nilai investasi lebih dari Rp10 triliun. Tol sepanjang sekitar 30 kilometer ini dirancang untuk menghubungkan Kota Malang dengan Kepanjen, ibu kota Kabupaten Malang, sekaligus menjadi bagian penting dalam pengembangan wilayah selatan yang selama ini relatif tertinggal dibanding kawasan utara. Proyek ini tak hanya akan memangkas waktu tempuh, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan selatan Malang mulai menunjukkan geliat pembangunan, terutama di sektor perumahan dan industri. Namun, akses transportasi yang masih mengandalkan jalur arteri kerap menjadi kendala utama. Dengan kehadiran tol ini, mobilitas barang dan orang dipastikan akan jauh lebih efisien. Masyarakat yang biasanya menghabiskan lebih dari satu jam dalam perjalanan, nantinya hanya perlu waktu sekitar 20-30 menit untuk mencapai pusat kota Malang.

Tol Malang-Kepanjen juga diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan kawasan-kawasan baru di sekitarnya. Akses jalan bebas hambatan akan membuka peluang investasi, khususnya di bidang properti, pergudangan, dan pariwisata. Beberapa pengembang bahkan sudah mulai melirik lokasi strategis yang berada dekat dengan trase tol. Hal ini menunjukkan besarnya potensi kawasan selatan jika didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Pembangunan tol ini juga memperlihatkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Selama ini, sebagian besar proyek infrastruktur terkonsentrasi di kawasan utara Malang, seperti Singosari hingga Lawang. Kini, giliran wilayah selatan yang mendapat perhatian lebih. Dengan konektivitas yang baik, Kepanjen dan sekitarnya bisa tumbuh menjadi pusat baru yang mandiri dan berdaya saing.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa proses pembebasan lahan akan dilakukan secara transparan dan mengedepankan dialog dengan warga. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Pemerintah daerah juga akan dilibatkan dalam merancang tata ruang agar pertumbuhan kawasan tetap terarah dan tidak menimbulkan masalah lingkungan di kemudian hari.

Lebih dari sekadar jalan tol, proyek ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Malang dan sekitarnya. Dengan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Tol Malang-Kepanjen akan menjadi fondasi penting dalam membangun kawasan selatan yang lebih maju, inklusif, dan siap menyongsong era metropolitan.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait