close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.6 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Petani Menang, Impor Hilang: Inpres 6/2025 Jadi Senjata Prabowo Amankan Pangan Nasional

JDNews.co.id – Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 menjadi titik balik penting dalam perjalanan ketahanan pangan Indonesia. Dikeluarkan pada awal April, Inpres ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas nasional. Dalam dokumen tersebut, seluruh kementerian dan lembaga diperintahkan bersinergi demi memperkuat produksi pangan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Kebijakan ini disambut hangat oleh para petani yang selama ini merasa terpinggirkan akibat membanjirnya produk pangan impor. Dengan harga yang tak mampu bersaing, petani lokal seringkali mengalami kerugian. Inpres 6/2025 dianggap sebagai angin segar karena menggarisbawahi perlindungan terhadap hasil panen petani sekaligus mendorong penyerapan oleh Bulog dan koperasi pangan daerah.

Langkah-langkah konkret yang tertuang dalam Inpres ini antara lain adalah percepatan distribusi pupuk bersubsidi, penyediaan bibit unggul, pembangunan dan perbaikan irigasi, serta pemanfaatan lahan tidur. Pemerintah juga berkomitmen memperluas pemanfaatan teknologi pertanian modern agar produksi meningkat dan lebih efisien.

Tak hanya dari sisi produksi, Inpres ini juga menekankan pentingnya penguatan rantai pasok dan logistik nasional. Salah satu targetnya adalah memperkecil selisih harga antara petani dan konsumen. Pemerintah akan membangun lebih banyak lumbung pangan di daerah-daerah strategis dan meningkatkan kapasitas penyimpanan agar stok pangan tetap terjaga sepanjang tahun.

Di sisi lain, kebijakan ini menandai babak baru dalam pengendalian impor. Presiden Prabowo secara tegas menginstruksikan agar impor pangan hanya dilakukan sebagai langkah darurat, bukan lagi kebiasaan. Pemerintah akan mengatur ulang kuota impor secara ketat dan berdasarkan kebutuhan riil, bukan kepentingan dagang semata.

Dengan semangat “Petani Menang, Impor Hilang”, Inpres 6/2025 menjadi simbol tekad pemerintah untuk berdiri di belakang petani sebagai tulang punggung bangsa. Jika implementasinya konsisten dan pengawasannya ketat, maka visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target yang bisa diraih dalam waktu dekat.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait