close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.1 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Yan Fitri Apresiasi Pemilik Usaha yang Dukung Kerjasama Listrik dengan PLN Batam

JDNews.co.id, Batam – Tokoh masyarakat Kepri, Yan Fitri, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para pemilik wilayah usaha sekaligus pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum (IUPTLU) yang telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik antar pemegang IUPTLU yang memiliki wilayah usaha dengan PT PLN Batam.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk sinergi penting antara pelaku usaha dan penyedia energi yang akan berdampak langsung terhadap keandalan pasokan listrik dan kestabilan pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

“Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para pemilik wilayah usaha dan pemegang IUPTLU yang sudah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik antar pemegang IUPTLU yang memiliki wilayah usaha dengan PT PLN Batam,” ujar Yan Fitri dalam keterangan resminya, Rabu (19/6).

Yan Fitri juga mendorong para pemilik wilayah usaha lainnya yang hingga saat ini belum menjalin kerjasama agar segera melaksanakannya demi menjaga kesinambungan pembangunan dan kestabilan energi di Batam.

“Bagi yang belum, saya imbau segera lakukan kerjasama. Ini penting demi menjaga pertumbuhan ekonomi kota Batam dan keandalan pasokan listrik dari PLN Batam,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa PLN Batam tidak menerima subsidi maupun kompensasi dari pemerintah pusat, sehingga sudah semestinya dunia usaha mendukung penuh kebijakan PLN sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ketahanan energi di kawasan industri dan perdagangan bebas seperti Batam.

“PLN Batam tidak mendapat subsidi dari pemerintah. Sudah seyogyanya para pengusaha bahu-membahu mendukung kebijakan yang diambil Direksi PLN Batam agar ketahanan energi di kota ini terjaga, dan terus berkembang menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Lebih jauh, Yan Fitri juga menyinggung bahwa pelaku usaha di Batam sebenarnya telah banyak diuntungkan oleh status perdagangan bebas—terutama karena ketiadaan bea masuk barang impor.

“Dengan tidak adanya bea masuk barang, para pengusaha di Batam sudah sangat diuntungkan. Masa masih mau harga listrik semurah di Jawa?” cetusnya.

Pernyataan tersebut menegaskan perlunya kesadaran kolektif dari seluruh pihak, khususnya sektor usaha, untuk berperan aktif dalam menjaga infrastruktur dasar seperti energi listrik yang sangat krusial bagi iklim investasi dan pembangunan ekonomi daerah.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait