close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.1 C
Jakarta
Selasa, Maret 17, 2026

Trump Luncurkan Operasi “Epic Fury”, Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran Guncang Stabilitas Kawasan ‎

Batam, JDNews.co.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran. Serangan yang dilakukan bersama Israel ini disebut sebagai salah satu eskalasi paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Minggu (1/3/2026).

‎Mengutip laporan Reuters, operasi yang diberi nama “Epic Fury” mulai dijalankan pada Sabtu (28/2) dengan target utama fasilitas persenjataan, instalasi rudal balistik, kekuatan angkatan laut, serta sejumlah infrastruktur strategis Iran.

‎Washington menyatakan langkah tersebut bertujuan membatasi dan melemahkan kemampuan militer Teheran yang selama ini dipandang mengancam keamanan kawasan dan sekutu-sekutu Amerika.

‎Namun, respons Iran datang cepat.
‎Teheran dilaporkan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan sejumlah titik yang berkaitan dengan kepentingan militer AS di Timur Tengah. Aksi saling serang ini menandai babak baru konfrontasi terbuka antara kedua pihak.

‎Melalui platform Truth Social, Trump mengakui bahwa operasi militer ini bukan tanpa risiko. Ia bahkan menyebut kemungkinan jatuhnya korban sebagai bagian dari konsekuensi perang.

‎“Tidak ada keputusan seperti ini yang mudah. Tapi ini tentang memastikan masa depan yang lebih aman,” tulisnya.

‎Langkah militer tersebut diambil setelah upaya diplomasi terkait program nuklir dan pengembangan rudal Iran kembali menemui kebuntuan. Isu tersebut selama ini menjadi sumber friksi berkepanjangan antara Washington dan Teheran.

‎Di dalam negeri AS, kebijakan ini menuai kritik. Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Jim Himes, memperingatkan potensi konflik berkepanjangan tanpa strategi keluar yang jelas.

‎“Sejarah menunjukkan bahwa perang di Timur Tengah seringkali berkembang melampaui perhitungan awal,” ujarnya dalam pernyataan terpisah.

‎Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dilaporkan telah memberikan pengarahan kepada kelompok elite kongres yang dikenal sebagai Gang of Eight sebelum operasi dimulai. Meski demikian, sejumlah sumber menyebut peluang diplomasi sebenarnya belum sepenuhnya tertutup hingga detik-detik terakhir.

‎Pernyataan Trump yang menyerukan rakyat Iran untuk “mengambil kembali masa depan mereka” turut memicu kontroversi. Seruan tersebut dipandang sebagian kalangan sebagai sinyal dukungan terhadap perubahan rezim, yang berpotensi memperburuk dinamika politik domestik Iran.

‎Kini, perhatian dunia tertuju pada kemungkinan meluasnya konflik. Keterlibatan aktor-aktor regional lain menjadi skenario yang dikhawatirkan banyak pihak. Komunitas internasional pun mendesak semua pihak menahan diri demi mencegah krisis yang lebih luas.

‎Hingga saat ini, belum ada angka resmi mengenai korban maupun dampak kerusakan akibat serangan tersebut.
‎Namun eskalasi yang terjadi menunjukkan bahwa situasi telah memasuki fase yang sangat rawan dan berpotensi mengguncang stabilitas global.

Berita Terpopuler

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

22 PNS Pemko Batam Pensiun: Dedikasi dan Ucapan Terima Kasih

JDNews.co.id, Batam – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H Jefridin, melepas dan menyerahkan Surat Keputusan (SK)...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketua HMI MPO Cabang Batam Soroti Pembiaran Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Dinilai Gagal

JDNews.co.id, Batam – Ketua Umum HMI MPO Cabang Batam Madani, Bachtiar Hadi, dengan tegas menyoroti semakin masifnya peredaran rokok ilegal di Kota Batam. Rokok...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait