close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.3 C
Jakarta
Minggu, Mei 10, 2026

Surat Edaran Baru! Lowongan Kerja di Jatim Wajib Tanpa Batas Usia

JDNews.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali membuat gebrakan dalam dunia ketenagakerjaan. Melalui Surat Edaran terbaru yang diterbitkan pada awal Mei 2025, seluruh perusahaan yang membuka lowongan kerja di wilayah Jatim diminta untuk tidak lagi mencantumkan batasan usia sebagai syarat utama. Langkah ini diambil untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi pencari kerja dari berbagai usia, terutama mereka yang berusia di atas 35 tahun yang selama ini kerap tersisih.

Surat Edaran tersebut dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari upaya menciptakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Kepala Disnakertrans Jatim, Agus Santoso, menjelaskan bahwa banyak pencari kerja berpengalaman yang terhambat hanya karena usia. “Kita ingin perusahaan lebih fokus pada kompetensi, bukan usia. Banyak yang usia 40 ke atas tapi masih sangat produktif,” ujarnya.

Selama ini, batasan usia dalam lowongan kerja menjadi salah satu kendala besar bagi para pencari kerja, terutama mereka yang pernah terkena PHK, pensiun dini, atau ingin kembali ke dunia kerja setelah vakum cukup lama. Kebijakan baru ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama kalangan usia kerja non-muda yang merasa memiliki kesempatan yang lebih adil untuk bersaing di dunia kerja.

Surat Edaran ini juga mendorong perusahaan untuk menyusun kriteria seleksi berdasarkan keterampilan, pengalaman kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap teknologi atau perubahan lingkungan kerja, bukan semata-mata umur. Disnakertrans juga akan melakukan pemantauan terhadap iklan lowongan yang beredar di media maupun platform daring agar kebijakan ini benar-benar diterapkan.

Kebijakan ini sekaligus menjadi sinyal bagi perusahaan untuk lebih terbuka dalam merekrut tenaga kerja dari berbagai latar belakang usia. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mengurangi angka pengangguran struktural di Jawa Timur yang selama ini tinggi pada kelompok usia menengah. Selain itu, diharapkan juga terjadi peningkatan produktivitas kerja karena perusahaan mendapatkan SDM yang benar-benar sesuai kebutuhan, tanpa terhalang batasan administratif seperti umur.

Dengan Surat Edaran ini, paradigma dunia kerja di Jawa Timur mulai bergeser. Tak ada lagi alasan “usia tidak cocok” dalam proses rekrutmen. Yang utama kini adalah kualifikasi dan semangat kerja. Bagi para pencari kerja, ini saatnya memperbarui keahlian, menyusun CV yang menarik, dan menunjukkan bahwa produktivitas tak kenal usia.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait