close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32 C
Jakarta
Selasa, April 21, 2026

Pemerintah Pastikan Ketersediaan Daging untuk Ramadan dan Lebaran Tetap Aman

JDNews.co.id, Jakarta- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan bahwa stok daging sapi dan kerbau menjelang bulan suci Ramadan dalam kondisi aman dan terkendali.

Namun, guna memenuhi kebutuhan yang meningkat, pemerintah berencana melakukan impor terbatas, yang sebagian besar akan ditangani oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Wamentan Sudaryono, BUMN berperan strategis sebagai instrumen negara yang dapat diarahkan untuk mendukung kepentingan nasional, termasuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.

“Ketersediaan stok saat ini sekitar 18 ribu ton, tetapi jumlah tersebut masih kurang. Oleh karena itu, pemerintah telah memutuskan untuk segera melakukan impor, yang mayoritas akan dikelola oleh BUMN. Peran BUMN sangat penting karena dapat diarahkan sesuai kebijakan negara demi kepentingan rakyat,” ujar Sudaryono setelah menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Graha Mandiri, Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Ia menambahkan bahwa lonjakan permintaan selama Ramadan menjadi alasan utama diambilnya langkah impor. Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir karena pemerintah terus berupaya memastikan pasokan daging tetap terjaga.

“Kami optimis kebutuhan daging akan tersedia sebelum Ramadan. Sumber impor bisa berasal dari Brasil, Australia, atau negara lain yang telah mendapatkan persetujuan,” imbuhnya.

Selain itu, Wamentan Sudaryono menekankan pentingnya konsumsi protein hewani, khususnya daging sapi, tidak hanya saat Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, guna membantu menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Kami ingin memastikan protein tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat, karena peningkatan konsumsi protein sangat penting untuk mengatasi masalah stunting,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menjamin bahwa stok daging akan mencukupi hingga Hari Raya Idulfitri, dengan perkiraan ketersediaan mencapai 120 ribu ton.

“Kami akan menyiapkan stok 120 ribu ton hingga Lebaran dan memastikan distribusinya berjalan lancar. Tidak perlu khawatir, karena koordinasi dengan Kementerian Pertanian telah berjalan baik,” ungkap Arief.

Melalui berbagai langkah strategis ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menyambut Ramadan dan Lebaran dengan ketersediaan pangan yang terjamin, sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting di Indonesia.

sumber: infopublik.id

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait