close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.7 C
Jakarta
Senin, April 20, 2026

Dokter Ungkap Cara Cepat Redakan Serangan Asam Urat Akut

JDNews.co.id – Serangan asam urat akut bisa datang tiba-tiba dan sangat menyiksa. Rasa nyeri, bengkak, dan panas di area persendian terutama jempol kaki membuat penderitanya sulit bergerak. Menurut dr. Andika Prasetya, Sp.PD, spesialis penyakit dalam, langkah cepat dan tepat sangat penting untuk meredakan gejala dan mencegah kerusakan sendi lebih lanjut.

Langkah pertama yang disarankan dokter saat serangan asam urat muncul adalah istirahat total pada sendi yang terkena. “Jangan dipaksakan untuk berjalan atau bergerak. Kompres sendi dengan es batu selama 15-20 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi bengkak dan nyeri,” ujar dr. Andika.

Selain itu, konsumsi obat pereda nyeri khusus asam urat juga sangat membantu. “Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau naproksen bisa digunakan, tapi sebaiknya atas saran dokter. Untuk penderita yang sudah mendapat resep allopurinol atau colchicine, penggunaannya harus disesuaikan dengan petunjuk medis,” tambahnya.

Hindari makanan tinggi purin selama serangan berlangsung. Daging merah, jeroan, makanan laut, serta minuman beralkohol atau manis-manis harus dijauhi. Sebaliknya, perbanyak minum air putih agar kristal asam urat lebih cepat larut dan dikeluarkan lewat urin.

Dr. Andika juga mengingatkan bahwa meski nyeri bisa reda dalam beberapa hari, penderita tetap harus menjaga gaya hidup sehat secara konsisten. “Setelah serangan mereda, jangan langsung kembali ke pola makan lama. Diet rendah purin, olahraga ringan, dan kontrol berat badan harus dijadikan kebiasaan jangka panjang,” tegasnya.

Serangan asam urat bisa dicegah dengan pengelolaan yang baik. Bila Anda memiliki riwayat asam urat tinggi, penting untuk rutin memeriksa kadar asam urat dalam darah dan mengikuti anjuran dokter. “Jangan tunggu sampai nyeri datang. Pencegahan lebih baik daripada mengobati,” pungkas dr. Andika.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait